0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Gladhen Jemparingan Meriahkan HUT ke-71 RI

dok.timlo.net/tarmuji
Peserta "gladhen jemparingan" atau panahan tradisional unjuk kebolehan (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri —  Ratusan peserta “gladhen jemparingan” atau panahan tradisional unjuk kebolehan dalam rangka memeriahkan HUT ke-71 RI di Alun-Alun Giri Kridha Bhakti Wonogiri. Tak hanya atlet lokal, pemanah luar Wonogiri pun turut serta.

“Ada 114 peserta yang mengikuti gelaran ini,” ungkap panitia Gladhen Jemparingan, Martanto, Sabtu (13/8).

Menurutnya, even ini merupakan tempat berkumpulnya komunitas jemparingan tradisional dari berbagai komunitas yang ada di DiY dan Jateng. Selain itu, para pemanah dapat saling bertemu untuk memperat persahabatan, serta sebagai wahana menjajal kemampuan individu.

“Karena sifat dari pertemuan ini lebih dititikberatkan pada silaturahmi, maka istilah yang digunakan hingga sekarang adalah “gladhen” yang artinya latihan,” jelasnya.

Namun demikian, Martanto mengatakan di sepanjang penyelenggaraan gladhen, kemampuan yang ditunjukkan oleh pemanah, akan selalu mendapat apreasiasi sebagaimana perlombaan.

Misalnya pemanah yang berhasil menancapkan anak panah (sandang) di bagian merah (kepala) atau bagian putih akan mendapatkan hadiah dari penyelenggara.

“Belajar jemparingan ini diyakini dapat meningkatkan ketenangan batin sekaligus olah raga,” tandasnya.

Editor : Ari Kristyono

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge