0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Maraknya Kekerasan di Sekolah

Pemkot Solo Tegaskan Larangan Membawa HP ke Sekolah

Kampanye stop aksi kekerasan termasuk penganiayaan terhadap anak perlu terus digalakkan (dok.timlo.net/ist)

Solo — Maraknya kasus kekerasan di lingkungan pendidikan mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Solo. Orang tua diminta lebih berperan dalam mendidik anaknya agar kasus-kasus kekerasan tak lagi terulang.

“Orang tua harus memperhatikan anak di rumah,” kata Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo, Jumat (12/8).

Solo sendiri tak lepas dari kasus kekerasan di sekolah. Kamis (11/8) lalu, salah satu siswa SD Tegal Kuniran berinisial A melapor ke Perlindungan Perempuan dan Anak Polresta Surakarta karena dianiaya temannya, F dan L. F merebut handphone miliknya kemudian digunakan untuk memfoto kemaluan L. Setelah A merebut kembali hanphonnya, F dan L malah memukulinya.

Rudy mengaku belum mengetahui adanya kejadian tersebut. Namun ia menegaskan bahwa Pemkot sejak lama melarang siswa membawa handphone ke sekolah. Namun ketentuan tersebut sering dilanggar oleh siswa. Orang tua murid sendiri justru turut memfasilitasi anak untuk membawa telepon genggam ke sekolah dengan berbagai alasan.

“Sudah lama tidak boleh bawa handphone. Itu kan yang bisa mengontrol orang tua anak,” kata dia.

Meski demikian, ia akan menekankan kembali larangan kepada para kepala sekolah di Solo. Mereka diharapkan bisa menertibkan siswa yang nekat membawa handphone ke sekolah.

“Bukan di-sweeping atau disita. Tapi anak-anak harus dibina dan ditegaskan lagi supaya tidak membawa handphone ke sekolah,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Etty Retnowati mengatakan telah melarang penggunaan handphone di sekolah. Aturan tersebut tak hanya untuk siswa saja namun juga berlaku untuk guru.

“Guru juga dilarang memakai handphone di kelas. Masak siswa dilarang bawa handphone tapi guru malah mainan handphone di kelas kan tidak patut,” kata dia.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge