0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ini Upaya Pencegahan Kekerasan terhadap Guru

dok.timlo.net/tyo eka
Prof Dr Furqon Hidayatullah (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Pakar Pendidikan Universitas Sebelas Maret (UNS) Prof Dr Furqon Hidayatullah menyatakan, perlu dibangun komunikasi antara sekolah dan orang tua/wali murid. Hal ini sebagai upaya pencegahan kekerasan terhadap guru.

“Komunikasi itu salah satunya, sebagai upaya preventif,” jelas Furqon kepada Timlo.net, di Kampus UNS, Kentingan, Jebres, Solo, Jumat (12/8).

Kalaupun terjadi masalah antara guru dan orang tua siswa, menurut Furqon, seyogyanya diselesaikan secara kekeluargaan, dan jangan berlarut-larut. Karena akan mengganggu siswa secara psikologis.

“Karena itu antara sekolah dan orang tua bila terjadi masalah, maka kedua belah pihak agar saling bisa mengendalikan emosi, dan melakukan komunikasi positif untuk mencari solusi terbaik,” jelasnya.

Terkait kasus perseteruan antara guru dengan anggota masyarakat belakangan ini banyak terjadi, menurut Furqon, organisasi profesi guru hendaknya berperan aktif  menjembatani kedua belah pihak. Masing-masing pihak berseteru hendaknya diberi masukan atau saran yang tidak saling merugikan.

“Di sinilah peran organisasi profesi guru harus bisa menjembatani, bisa menjadi pendamping dan difasilitasi, sehingga bisa menyelesaikan,” ujarnya.

Soal perlindungan profesi guru, menurut Furqon yang mantan Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNS, secara otomatis harus dibangun. Salah satunya dengan berpijak pada kode etik guru.

“Tetapi kode etik guru memang musti diperbaiki agar profesi guru terlindungi. Terutama menyangkut hak dan kewajibannya,” ujarnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge