0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ahok Tak Bermaksud Menyinggung Risma

Tri Rismaharini (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Bakal calon gubernur DKI Jakarta incumbent, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku tidak bermaksud menyinggung Walikota Surabaya, Tri Rismaharini. Bahkan dia sempat mengaku bingung kenapa politisi PDI Perjuangan itu sampai marah.

“Bu Risma jadi baper (bawa perasaan), marah, gelar konferensi pers, seolah-olah aku diadu domba sama beliau,” katanya, Jumat (12/8).

Dia menjelaskan, pernyataan mengenai perbandingan Surabaya dan Jakarta Selatan itu maksudnya memiliki kesetaraan administrasi, sama-sama pemerintahan kota. Alhasil, kurang tepat bilamana membandingkan Jakarta dengan Surabaya.

“Misalnya Adipura. Ada enggak bandingin kota Surabaya sama Jakarta? Enggak. Adipura itu bandinginnya apa? Surabaya dengan Jakarta Pusat atau Jakarta Selatan, wali kota sama gubernur juga beda. Jadi itu yang saya maksud, Surabaya itu setaranya itu kayak Jakarta Selatan, kan sama-sama kota,” jelasnya.

Sebelumnya, pernyataan Ahok memicu kemarahan Risma. Dia tidak terima jika keberhasilan Surabaya membangun trotoar disebut keberhasilan kecil dan dibandingkan ukurannya dengan Jakarta Selatan.

Pernyataan kontroversial Ahok ini bisa memicu kemarahan warga Surabaya.

“Aku juga warga Surabaya yang punya harga diri,” kata Risma.

Risma menilai, pernyataan Ahok sama saja menghina dan merendahkan harga diri warga Surabaya. Risma memperlihatkan data. Luas Surabaya mencapai 374 kilometer persegi, sedangkan Jakarta 661,5 kilometer persegi. Kalau dibagi enam wilayah, luas Jakarta Selatan hanya sekitar 120 kilometer persegi. Dengan berpegang data ini, Risma secara tegas menolak jika Surabaya disebut sama luasnya dengan Jakarta Selatan.

“Jadi Surabaya itu setengah lebih dibandingkan Jakarta,” ujarnya.

Risma balik menyerang Ahok. Dia geram karena Ahok menyinggung Surabaya kaitannya dengan dukungan warga pada Risma.

“Jadi ini bukan masalah pencalonan gubernur atau tidak. Tapi kalau begini saya jadi harus ngomong. Kenapa Surabaya diserang terus, kalau begini kan Surabaya dihina. Kalau warga Surabaya marah bisa bahaya makanya saya memutuskan untuk komentar lebih dulu,” kata Risma.

Risma mengingatkan Ahok, jangan menyeret Surabaya dalam panasnya politik jelang pilgub DKI Jakarta. Dia menyindir Ahok yang seolah ketakutan bakal mendapat lawan kuat. Padahal Ahok punya modal sebagai calon petahana.

“Aku salah apa? Warga Surabaya salah apa? tidak usah takutlah Pak Ahok, wong beliaunya itu incumbent (petahana),” kata Risma.

[ang]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge