0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Asuransi Pertanian Klaten Masuk 3 Besar se Indonesia

Petani sedang memupuk tanama padi (dok.timlo.net/nanin)

Klaten — Jumlah petani Klaten yang mengikuti program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) dari Kementerian Pertanian terus meningkat. Bahkan selama musim tanam April – September 2016, luas lahan yang diasuransikan mencapai 24.206,743 hektar yang diiikuti sekitar 96 ribu petani.

“Angka tersebut cakupan luas kepesertaannya menduduki tiga besar tingkat nasional atau senilai Rp 871,4 juta,” kata  Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Klaten Wahyu Prasetyo, Kamis (11/8).

Pada musim tanam sebelumnya, Klaten mendapat kuota 21 ribu hektar. Dari kuota itu, lahan pertanian seluas 5.365 hektar dengan jumlah sekitar 25.000 petani mengikuti AUTP.

Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertan) Klaten Joko Siswanto mengatakan, program AUPT diatur dalam Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) No 40/2015. Klaim bisa diberikan jika lahan pertanian ditanami padi mengalami kerusakan akibat banjir, kekeringan, serta serangan organisme pengganggu tanaman (OPT).

“Luas lahan sawah yang diasuransikan maksimal dua hektar, tingkat kerusakan minimal 70 persen. Premi yang harus dibayarkan setiap musim tanam sebesar Rp 180 ribu per hektar, tapi 80 persen sudah dicover pemerintah. Sisanya 20 persen atau Rp 36 ribu ditanggung petani. Keikutsertaan bisa melalui kelompok tani yang nanti mendaftar ke asuransi Jasindo milik BUMN,” kata dia.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge