0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bergabung ke Koalisi Kekeluargaan Masih Sesuai AD/ART

Hasto Kristiyanto (merdeka.com)

Timlo.net — Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristianto mengatakan keikutsertaan PDI-Perjuangan dalam koalisi kekeluargaan bukan dari instruksi Ketua umum partai Megawati Soekarnoputri. Namun, Hasto menyebut Mega memberikan kebebasan kepada kadernya untuk membangun konsolidasi dengan partai lain.

“Tidak, Ibu Mega dalam memimpin sangat demokratis, beliau memberikan kebijakan-kebijakan dasar kemudian kami terjemahkan kebijakan tersebut,” tegas Hasto di kantor DPP PDI Perjuangan, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (10/8).

Sehingga, menurutnya, keputusan yang diambil oleh pelaksana tugas (Plt) DPD PDIP DKI Jakarta Bambang DH untuk gabung koalisi masih sesuai dengan mandat Mega dan AD/ART partai.

“Jadi ini kami kan setiap dewan pimpinan daerah punya mandat untuk melakukan tugas-tugas membangun kerjasama dengan partai politik” jelasnya.

Dia menambahkan, dibentuknya koalisi kekeluargaan merupakan gagasan baik. Koalisi kekeluargaan, dibentuk berdasarkan prinsip-prinsip saling mendukung antara yang kuat dan yang lemah.

“Prinsip ini seringkali dilupakan dalam berkehidupan. Namun, koalisi kekeluargaan itu justru menerapkannya dalam berpolitik. Sehingga meskipun di antara partai politik berkompetisi, tetapi kami juga berdialog untuk menyepakati hal-hal yang fundamental untuk bangsa ini,” tuturnya.

Seperti diketahui, PDIP, Gerindra, Demokrat, PAN, PKB, PPP dan PKS melakukan pertemuan untuk membahas penjajakan koalisi di Pilgub DKIJakarta 2017. Hasilnya, mereka bersepakat untuk berkoalisi untuk mengusung calon melawan bakal calon petahana Basuki T Purnama (Ahok) yang sudah diusung tiga parpol yakni Golkar, NasDem dan Hanura.

[rnd]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge