0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Widya Wacana Terhenti Lebih Awal

timlo.net/aryo yusri atmaja
Duel Widya Wacana kontra SMAN 2 Solo dalam Kejuaraan DBL 2016 di GOR Sritex Arena, Rabu (10/8) sore (timlo.net/aryo yusri atmaja)

Solo — Tim basket putra SMA Widya Wacana Solo langsung terhenti di babak penyisihan kejuaraan bola basket Developmental Basketball League (DBL) Central Java Series South Region 2016. Widya Wacana menyerah dari SMAN 2 Solo dengan skor 17-15 di GOR Sritex Arena, Rabu (10/8) sore.

Butuh waktu delapan menit bagi SMAN 2 (Smada) untuk membuka keunggulan lewat lembaran bebas dua angka. Namun Widya Wacana berhasil mengejar meskipun hanya satu poin. Quarter pertama hanya berkedudukan 2-1 untuk Smada. Di quarter kedua pertandingan mulai ketat. Smada sukses menambah pundi-pundi poin lewat free throw dan jump shoot.

Kedua tim saling membalas perolehan angka dan menutup quarter II dengan kedudukan sama 7-7. Pada quarter ketiga, Smada mulai tancap gas. Sempat kejar-mengejar, namun quarter ini masih dipimpin Smada dengan keunggulan satu bola (13-11).

Di quarter terakhir Widya Wacana sempat berbalik unggul. Sayang, kondisi ini tak bertahan lama. Tembakan tiga poin Smada membuat tim ini menyingkirkan Widya Wacana dengan kedudukan akhir, 17-15.

“Terus terang kami mengandalkan free throw. Poin kami banyak ditentukan lewat tembakan bebas,” ungkap pelatih Smada, Nurwicaksono Mawar, usai pertandingan.

Sementara di kubu Widya Wacana dinaungi kekecewaan usai terhenti di babak awal. Pelatih Bayu Priamboro menyebut para pemainnya kurang komunikatif di lapangan.

“Permainan lawan sebenarnya tak terlalu istimewa, tapi anak-anak justru kurang tenang sehingga tak maksimal,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge