0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ahli Forensik Ungkapkan Kejanggalan Tingkah Jessica

merdeka.com
Terdakwa Jessica Kumala Wongso (merdeka.com)

Timlo.net – Sidang kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso kembali digelar, Rabu (10/8). Kasubdit Komputer Forensik Puslabfor Bareskrim, AKBP Muhammad Nuh Al Azhar menjadi saksi ahli dalam bidang IT dalam persidangan kali ini. Dia menjelaskan detail detik perdetik aktivitas Jessica yang terekam CCTV.

Dalam rekaman itu terlihat semua gerak-gerik Jessica sejak datang ke Olivier hingga memesankan sejumlah minuman untuk Mirna dan rekan mereka lainnya Hani. Gerakan Jessica semakin jelas setelah ahli melakukan zoom pada gambar yang terekam.

Hasil analisanya pada rekaman CCTV tersebut, ada beberapa gerak-gerik Jessica yang janggal.

“Ada beberapa kejanggalan dimulai ketika duduk di meja kemudian bergeser ke tengah. Kemudian di ruang koktail, menoleh beberapa kali. Saat duduk beberapa kali berpindah, lalu duduk ke tengah sofa, lalu duduk segaris kamera dan terhalang tanaman hias. Hingga kopi datang, koktail datang, petugas menata tatakan menu. Kemudian tatakan menu diletakkan (ke ujung), paperbag yang awalnya tidak sejajar, jadi sejajar,” kata Nuh dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (10/8).

“Kemudian saat terdakwa mengambil sesuatu beberapa detik di dalam tas, kemudian ke bawah, lalu gelas di depannya, dibawa ke ujung yang kemudian nantinya kopi itulah yang diminum korban. Lalu paper bag itu ditaruh ke belakang korban, kemudian tidak ada kegiatan lalu berpindah duduk,” sambungnya.

Nuh sempat ditanya hakim pada detik ke berapa kemungkinan sianida itu dimasukkan. Sambil menjawab tegas, Nuh menjelaskan kemungkinan Sianida masuk pada pukul 16.29-16.33 WIB. Sebab di saat itu, katanya, Jessica sempat memindahkan salah satu kopi.

“Ketika terdakwa membuka tas pada pukul 16.29 WIB, tangannya itu beberapa kali ada kegiatan lebih dari satu detik, dua tangan, satu tangan, dua tangan. Hingga akhirnya selesai, dan kopi diletakkan kembali di ujung. Jadi pukul 16.33 WIB itu kemungkinan waktunya,” beber dia.

Dia mengakui rekaman itu memang tak menampilkan secara utuh Jessica saat duduk di meja 54. Namun, gerak-geriknya utamanya pergerakan tangan sangat terlihat jelas.

“Tubuhnya terhalang, tapi geraknya tangannya tidak,” katanya.

Ditambahkannya, seseorang yang membuka tas itu lumrahnya mengambil sesuatu. Dia juga menduga saat itu Jessica yang sempat terekam membuka tas dengan dua tangannya tengah mengambil sesuatu. Hal itu semakin diperkuat karena pada rekaman selanjutnya, tangan kanan Jessica yang semula berada di tas seperti meletakkan sesuatu di atas meja.

“Pasti ambil sesuatu, apa itu? Saya tidak tahu,” jelasnya.

Nuh menyebut ada 26 CCTV yang dianalisa bersama timnya.

“Ada dari kamera depan meja 54, belakang meja 54, ruang koktail, dan kamera kasir, itu lebih dominan,” jelas dia.

[lia]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge