0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pasar Sabtu Diserbu Sejumlah Pedagang Baru

dok.timlo.net/nanang rahadian
Pasar Sabtu Karanganyar (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Pedagang Pasar Sabtu Plasa Alun-alun Karanganyar menunjukkan sikap berbeda terkait dengan kedatangan pedagang dari luar daerah. Mereka ada yang setuju dengan pedagang baru, tak sedikit yang menolak.

”Secara pribadi saya menerima terbuka dengan pedagang yang masuk. Karena ini tempat pemerintah, semua boleh berjualan di sini,” kata Budi Haryanto, seorang pedagang, Rabu (10/8).

Dia mengaku tidak khawatir ada pesaing baru. Menurutnya, persaingan di pasar merupakan kewajaran Hanya saja, dia mengingatkan agar pedagang baru menempati tempatnya dan tidak menyerobot pedagang lama.

”Mereka harus menyesuaikan dengan tempat  yang baru. Tapi biasanya mereka menyadari dan tidak mau menyerobot tempat,” imbuhnya.

Disebutkan, sejumlah pedagang mulai masuk ke Pasar Sabtu sejak beberapa waktu terakhir. Mereka menempati timur Alun-alun Karanganyar yang masih kosong.

”Kami lihat mulai masuk sejak Juli terakhir. Kalau dihitung ada puluhan pedagang, sekitar 30an pedagang,” terangnya.

Lain halnya dengan Hartanto (49). Dia meminta agar pedagang baru dibatasi. Jika pedagang baru masuk dengan jumlah besar, dikhawatirkan menimbulkan dampak negatif.

”Kalau tambah pedagang harus dibatasi jumlahnya. Sementara sekarang saja sudah penuh sesak. Kami khawatir nanti jadi semakin desak-desakan,” kata warga Karanganyar itu.

Selain itu, kedatangan pedagang baru juga menimbulkan persoalan lain, yakni tingkat kebersihan. Sehingga dengan jumlah saat ini jangan sampai ditambah.

”Kalau terpaksa bertambah, utamakan pedagang lama,” terangnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge