0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

LAPAN Kembangkan Satelit Buatan Sendiri

Solo – Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) telah merancang misi riset untuk membangun dan mengembangkan satelit buatan sendiri dengan memulai rancang bangun satelit eksperimental. Satelit tersebut dikembangkan secara bertahap sampai dibangunnya satelit operasional.

“Satelit eksperimental dimulai dengan diluncurkannya satelit berukuran mikro, yaitu LAPAN-A1, dan kemudian yang baru lalu sukses peluncuran satelit LAPAN A3/LAPAN-IPB pada 22 Juni 2016,” jelas Kepala LAPAN Prof Dr. Thomas Djamaluddin kepada wartawan, di Solo, Selasa (9/8).

Seperti halnya LAPAN-2 dapat mendeteksi seluruh data Automatic Identifification System (AIS) yang berada di area dekat ekuator. Satelit dapat melintas wilayah Indonesia, bahkan wilayah negara-negara ASEAN sebanyak 14 kali dalam sehari. Sedangkan Satelit LAPAN-A3 di orbit polar mampu memantau pergerakan kapal secara global yaitu mencakup seluruh dunia.

Menurut Djamaluddin, muatan AIS berfungsi untuk memantau pergerakan kapal besar yang melintas di wilayah maritim Indonesia. Dalam sehari, satelit ini mampu menerima 2,4 juta pesan posisi kapal.

“Kini, data itu bisa diolah dalam dua jam. Identifikasi ini bermanfaat untuk mengetahui identitas kapal, termasuk jenis kapal niaga, pencari ikan, atau kapal pencuri ikan,” jelasnya.

Djamaluddin mengatakan, data AIS diperbarui setiap 24 jam, dan saat ini sudah mulai digunakan oleh beberapa stakeholder baik instansi pemerintah maupun swasta, bahkan permintaan beberapa negara.

“Data tersebut diolah oleh stasiun bumi LAPAN yang berlokasi di Biak Papua,” ungkapnya.

Hingga saat ini, menurut Djamaluddin, satelit tersebut masih beroperasi dengan baik dan terus mengirimkan data baik dalam bentuk gambar maupun data AIS secara rutin. Selain memantau gerak kapal, fungsi lain satelit untuk pencitraan rupa Bumi.

“Untuk melaksanakan fungsi tersebut, satelit dilengkapi dengan video kamera analog dan kamera digital,” jelasnya.

Lebih lanjut Ia mengemukakan, satelit LAPAN A3/LAPAN-IPB membawa misi pemantauan lahan pertanian untuk peningkatan produktivitas pangan nasional. Menyempurnakan misi satelit sebelumnya, satelit ini melintas sebanyak 4 kali dalam sehari.

Data yang diperoleh dikontribusikan untuk sektor pertanian, antara lain prediksi musim tanam, pemupukan, musim panen dan prediksi hasil tanam.

Selain itu, satelit tersebut membawa misi pemantauan lalu lintas laut global serta pemantauan medan magnet bumi untu keperluan penelitian lingkungan.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge