0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pembuat Mie Bikini Minta Maaf ke Publik

dok.merdeka.com
Mie "Bikini" yang bikin heboh masyarakat (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Beredarnya makanan ringan Bihun Kekinian (Bikini) via online menghebohkan publik karena kemasannya yang dinilai terlalu vulgar. Sang pembuat, TW (19), meminta maaf pada seluruh masyarakat.

“Sekali lagi dengan sejujurnya saya tidak mengetahui kalau bakal seperti ini, karena sayapun tidak berpikiran sampai ke pornografi, karena gambar tersebut merupakan animasi bukan real,” kata TW, Senin (8/8).

Dikatakan TW, gambar yang ada di kemasan pun hanya untuk menyamakan antara merek cemilan tersebut agar sesuai dengan namanya. Kemudian TW dan tim memasukkan gambar mie yang sedang dipegang itu, dan slogan ‘remas aku’ yang diberikan oleh gurunya yang juga mengajarkan materi untuk marketing dan idenya.

Kata ‘remas aku’ juga bukan dimaksudkan untuk meremas dada yang ada di gambar tersebut yang orang-orang mengartikan seperti itu.

“Kata remas aku pun dimaksudkan meremas isi kemasan tersebut sebelum dimakan, dan soal kata remas aku itu digambarkan ke arah snack yang dipegang oleh gambar di packaging,” ungkapnya.

Untuk masalah perizinan, TW mengaku sudah berniat untuk didaftarkan. Namun karena ketidaktahuan cara mengurusnya jadi belum sempat ke dinkes.

Sedangkan untuk label halal yang ada di kemasan itu, TW memang memasukkan logo halal biasa, bukan halal MUI. Alasannya, kata dia karena banyak konsumen yang menanyakan kehalalannya tersebut.

“Tetapi bukan label halal yang dikeluarkan MUI, karena saya juga mengetahui bahwa kalau pakai label MUI asli tidak boleh,” katanya.

Dirinya berani memberikan label halal karena dia menjamin produknya memang halal. Hal ini karena cemilan itu hanya dibuat dari bahannya yang hanya bihun beras, minyak goreng, dan bumbu penyedap saja.

“Makanya saya memberikan label halal,” jelas dia.

[hhw]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge