0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kualitas Pembelajaran TK Perlu Ditingkatkan

dok.timlo.net/agung widodo
Acara Silaturahmi Muhammadiyah Sragen (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen — Sebuah gedung baru TK Aisiyah Bustanul Athfal yang terletak di Desa Gondang Tani, Kecamatan Gondang telah berdiri. Gedung ini diperkirakan mampu menampung siswa lebih dari 80 orang usia kanak-kanak dari  seluruh desa.

“Pembangunan gedung baru ini tidak lepas dari bantuan donatur, UMS Surakarta dan dana kas yang terkumpul,” kata Ketua Komite TK Aisiyah Bustanul Athfal Gondang, Gufron Achmad, Sabtu (6/8).

Usai acara Silaturahmi dan Pengajian Pimpinan Muhammadiyah Sragen sekaligus peresmian gedung, Gufron menyampaikan, sebelum memiliki gedung baru TK Bustanul Athfal menempati tanah yang tidak begitu luas yang dibangun sejak tahun 1986. Kemudian baru tahun 2003 ada dermawan, Marto Suharjo yang mewakafkan tanahnuya untuk membangun masjid.

“Tapi karena masih ada sisa tanah yang cukup luas kemudian dibangun gedung untuk TK Aisiyah. Karena saat itu jumlah siswanya semakin banuyak,” ujarnya.

Tidak tanggung-tanggung, biaya untuk pembangunan gedung baru yang dimulai 20 Januari hingga 5 Agustus 2016 ini menghabiskan sekitar Rp 472 juta, dengan rincian sumbangan dari Universitas Muhammadiyau Surakarta (UMS) sebesar Rp 75 juta dan kas TK sebesar R 20 juta

Peresmian gedung baru TK dilakukan oleh Prof Dr Bambang Sumarjoko MPd dari UMS. Sedangkan sebagai pemberi tausiyah adalah Ketua DPW Muhammadiyah Jateng, Tafsir.

Dengan adanya gedung baru dia mengharapkan ada peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya pengajarnya. Karena bagaimana pun, sekarang telah banyak bermunculan TK-TK baru yang mau tidak mau sangat berpengaruh terhadap keberadaan TK Bustanul Athfal.

“Sekarang saja jumlah siswanya tinggl 80 anak, dibagi menjadi tiga kelas dan didukung dengan enam guru dan seorang kepala TK,” tambahnya.

Kepala TK Aisiyah Bustanul Athfal, Sumini menambahkan, ke depan pihaknya akan meningkatkan pembelajaran, khususnya untuk membentuk karakter siswa yang islami. Salah satunya adalah mengadakan sholat dhuha setiap hari dan memantabkan hafaln surat-surat pada Juz 30 untuk seluruh siswa.

“Ini baru kita mulai, untuk sholat dhuha nanti akan kita maksimalkan kalau masjidnya sudah berdiri,” terangnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge