0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Warga Kecewa Galaksi Bima Sakti Tidak Terlihat Dari Solo dan Sekitar

(foto: Ist)

Sukoharjo – Hujan sejak sore hingga malam mengakibatkan Galaksi Bima Sakti tidak dapat terlihat dari wilayah Solo dan sekitarnya. Aktivitas para para santri dan di Observatorium Pondok Pesantren Islam Modern Assalam, Kartasura hanya sebatas memantau dan menunggu cuaca kembali cerah.

“Anak-anak ini hanya memantau saja, karena dari sore hujan dan observasi tidak bisa dilakukan. Namun demikian, program mematikan lamu selama satu jam tetap kita laksanakan, meskipun Galaksi Bima Sakti tidak terlihat,” kata, Ahli Astronomi, A.R Sugeng Riyadi, Sabtu (6/8).

Hingga pukul 21.00 WIB para santri Assalam yang tergabung dalam Club Astronomi Assalam (Cassa) masih stanby di Observatorium. Seluruh lampu di kompleks Ponpes dipadamkan selama satu jam, mulai Pukul 20.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB sebagai bentuk dukungan kampanye ‘Malam Langit Gelap’.

Kondisi ini juga disayangkan warga masyarakat di Sukoharjo yang ingin menyaksikan fenomena alam terlihatnya Galaksi Bima Sakti. Jika langit cerah sangat dimungkinkan miliaran bintang yang membentang dari utara ke selatan bisa dilihat dari seluruh Indonesia dengan mengurangi polusi cahaya.

“Sayang sekali malam ini hujan dan hingga saat ini masih mendung, sehingga fenomena alam yang dikabarkan sangat luar biasa indah tidak bisa kita lihat. Padahal tadi sudah saya sampaikan kepada teman-teman untuk emmatikan lampu selama satu jam,” tandas salah satu warga Sukoharjo, Ari Sunaryo.

Galaksi Bima Sakti adalah sistem tempat tata surya yang salah satu planetnya dalah bumi berputar membentuk cakram raksasa. Galaksi BIma Sakti terdiri dari 200 hingga 400 miliar bintang yang dapat terlihat dari bumi pada musim kemarau saat langit cerah di waktu malam hari.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge