0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Congkel Kotak Amal Masjid di Aspol, ABG Nyaris Dimassa

dok.timlo.net/achmad khalik
Kapolsek Laweyan Kompol Agus Puryadi menunjukkan barang bukti hasil curian MA di Mapolsek Laweyan, Solo (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo – Seorang remaja berinisial MA (16) nyaris menjadi korban amuk massa. Bagaimana tidak, anak baru gede (ABG) ini telah berani mencuri uang dalam kotak amal di kawasan Asrama Polisi (Aspol), Panularan, Laweyan, Solo.

Peristiwa bermula, pada Rabu (3/8) lalu saat pelaku kehabisan uang. Pelaku yang beralamat di Magelang, Jawa Tengah ini akhirnya berkeliling untuk mencari sasaran masjid yang sepi. Hingga akhirnya, pelaku menemukan sasaran kotak amal di masjid dikawasan Kelurahan Panularan.

Tanpa merasa canggung, pelaku masuk dan memeriksa kondisi di dalam masjid. Merasa aman, akhirnya pelaku mencongkel kunci gembok kotak amal dengan menggunakan linggis kecil yang selalu dia bawa kemana-mana.

“Meski usianya masih tergolong remaja, namun pelaku ini juga telah melakukan modus yang sama di tempat tinggalnya (Magelang —Red). Lantaran ketagihan mendapatkan uang dengan cara menjebol kotak amal, dia melakukan lagi,” terang Kapolsek Laweyan, Kompol Agus Puryadi, Sabtu (6/8).

Saat hendak pergi dengan membawa uang dari kotak amal sebanyak Rp 700 ribu, pengurus masjid memergoki aksi pelaku. Sontak, takmir masjid tersebut berteriak maling hingga sejumlah orang di kawasan tersebut berdatangan. Warga yang geram sempat menghadiahi bogem mentah terhadap pelaku. Namun polisi yang tak jauh dari lokasi langsung mengamankan pelaku.

Dari pengakuan pelaku, dirinya nekat mencuri lantaran tak memiliki uang untuk pulang ke Magelang. Sehingga, timbul niatan untuk mendapatkan uang dengan cara mencuri.

“Saya pengen pulang, tapi gak punya uang. Jadinya saya nyolong kotak amal,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge