0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemkot Terapkan Sistem Baru Penarikan Retribusi

dok.timlo.net/daryono
Kepala DPP Solo, Subagiyo (dok.timlo.net/daryono)

Solo – Mempermudah dan meminimalisir penyelewengan dana retribusi, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mencoba menerapkan sistem baru. Yaitu elektronik retribusi (e-retribusi). Dengan adanya system elektronik tersebut, nantinya  para pedagang tinggal menggesek melalui alat EDC yang dibawa oleh petugas.

“Sehingga para pedagang nantinya tidak perlu membayar secara manual kepada petugas. Karena mereka akan kita buatkan rekening baru sebagai tempat deposit,” ujar Kepala Dinas Pengelolaan Pasar (DPP) Subagiyo kepada wartawan, Jumat (5/8).

Untuk uji coba pertama, dikatakannya, Pemkot akan melakukan penerapan system e-retribusi di dua tempat. Yaitu Pasar Gede dan Pasar Ngudi Rejeki Gilingan. Meskipun lebih praktis dan banyak kemudahan, namun dipastikan dengan adanya system e-retribusi itu tidak akan ada kenaikan biaya yang harus dibayar oleh pedagang.

“Untuk biayanya masih sama saja dan tidak ada perubahan, yaitu kisaran Rp 4-5 Ribu perhari. Atau  tergantung dari luas kios yang bersangkutan,” jelasnya.

Sementara itu, dalam pengelolaan system e-retribusi tersebut Pemkot menjalin kerjasama dengan BTN.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge