0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Organda Solo Tolak Transportasi Online

timlo.net/setyo pujis
Ketua Organda Solo, Joko Suprapto (timlo.net/setyo pujis)

Solo – Organisasi Angkuta Darat (Organda) bersama dengan sejumlah pengusaha taksi di wilayah Solo bersepakat untuk menolak keberadaan transportasi online. Hal itu dilakukan guna meminimalisir munculnya masalah, yang sering diakibatkan karena saling serobot antar wilayah.

“Langkah penolakan ini sebagai antisipasi kita terkait maraknya transportasi online. Baik yang dilakukan oleh taksi maupun ojek. Karena jika dibiarkan, takutnya susah untuk ditindak,” ujar Ketua Organda Solo, Soko Suprapto kepada wartawan, Kamis (4/8).

Untuk menciptakan suasana yang kondusif, dirinya mengatakan akan meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagi penumpang. Karena hal itu merupakan standar operasional yang wajib dipenuhi oleh masing-masing perusahaan transportasi.

Sementara itu, perwakilan dari perusahaan Sakura taksi, Joko Utomo dalam kesempatan yang sama menambahkan, guna meminimalisir terjadinya masalah dilapangan, dihimbau untuk semua pihak menghargai wilayah teritorialnya masing-masing.

“Jadi kalau misalnya sudah ada taksi yang mangkal disuatu tempat, mestinya taksi lainnya juga tidak asal serobot dalam menarik penumpang. Dengan demikian bisa meminimalisir masalah dilapangan,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge