0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sidak, Pimpinan Dewan Temukan Pangkalan Elpiji Ilegal

Wakil DPRD Sragen, Bambang Pur saat sidak tabung elpiji ukuran tiga kilogram (timlo.net/agung widodo)

Sragen – Hasil inspeksi mendadak (sidak) tabung gas elpiji ukuran tiga kilogram, pimpinan dewan tanpa sengaja menemukan sejumlah pangkalan tidak resmi alias ilegal. Tujuan sidak sendiri sebenarnya hanya untuk memantau pasokan dan harga elpiji di setiap kecamatan.

“Memang kami menemukan ada toko yang menjual elpiji seperti pangkalan, menjual dalam jumlah banyak. Penyerapannya hampir sama dengan pangkalan,” kata Wakil Ketua DPRD Sragen, Bambang Widjo Purwanto, Kamis (4/8).

Setidaknya dalam sidak yang dilakukan, Bambang Pur menemukan dua toko yang ada di Kecamatan Karangmalang dan Kecamatan Kedawung. Kedua toko tersebut diketahui menjual tabung dalam jumlah besar, namun mereka tidak mempunyai ijin pangkalan.

Dari pantauan di lapangan, salah satu pemilik toko, Sriyatun (31), warga Kampung Margorejo, Kelurahan Puro, Kecamatan Karangmalang, menyampaikan setiap sepekan sekali dia mendapat setoran elpiji tiga kilogram sebanyak 100 tabung dari sebuah agen di Sragen. Dari jumlah tersebut rata-rata dia mampu menjual antara 80 hingga 90 tabung. Sedangkan harga per tabungnya dijual sebesar Rp 16.500.

Kepada Timlo.net, Sriyatun mengakui kalau belum mendapatkan ijin pangkalan. Dia beralasan pernah mencoba mengurus ijin, tapi hingga sekarang belum selesai.

Hal senada dikatakan Niken (52), pemilik toko di Desa Bendungan, Kecamatan Kedawung. Dia menuturkan, seminggu sekali mendapat kiriman elpiji rata-rata sebanyak 50 tabung. Namun itu tergantung dari jumlah yang berhasil dijualnya dalam sepekan. Niken juga mengaku kalau sampai saat ini belum memiliki ijin pangkalan.

Sementara Bambang Pur sendiri bakal menindaklanjuti temuan tersebut. Menurutnya Sragen setiap bulannya hanya dijatah kuota sebanyak 24.000 tabung ELPIJI tiga kilogram.

“Padahal di wilayah kabupaten lain di Soloraya kuotanya bisa mencapai 30 ribu tabung tiap bulan. Ini yang juga akan kita telusuri,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge