0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ini Beras Tiruan Ciptaan Mahasiswa Unisri

doktimlo.net/tyo eka
Beras tiruan karya mahasiswa Unisri (doktimlo.net/tyo eka)

Solo — Beras tiruan belum lama ini berhasil diciptakan Eaka Wahyu Ismail, mahasiswa semester 7 Program Studi (Prodi) Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Teknologi dan Industri Pangan Universitas Slamet Riyadi (Unisri). Beras tiruan itu berasal dari singkong dan ubi jalar kuning.

“Diciptakan untuk memberikan pilihan atau alternatif makanan pokok masyarakat mengingat kedua bahan tersebut banyak dijumpai di sekitar kita,” ungkap Eka Wahyu Ismail,  di Kampus Unisri, Solo, Kamis (4/8).

Wahyu mengemukakan, proses pembuatan beras tiruannya sangat mudah, bahkan memiliki gizi yang tinggi jika dibandingkan beras pada umumnya. Karena karbohidrat tidak harus berasal dari beras, namun singkong atau ubi jalar juga mengandung karbohidrat.

Idenya, kata Wahyu, berawal saat membuat tugas akhir atau skripsi. Ia mencoba membuat beras tiruan berasal dari singkong dan ubi jalar. Awalnya dengan mencampur tepung singkong dan tepung ubi jalar kuning ditambahkan air lalu di-mixer. Kemudian setelah di mixcer 10 menit, baru dicetak dengan cetakan mie. Lalu dipotong-potong menyerupai bentuk beras. Setelah itu baru dikukus selama 20 menit dan dikeringkan untuk mengurangi kadar air.

Setelah dikeringkan, lanjut Wahyu, beras tersebut baru dimasak seperti layaknya memasak nasi biasa. Namun untuk beras tiruan dari singkong dan ubi jalar kuning ini tidak perlu dicuci namun langsung dimasak.

Menurut mahasiswa Unisri itu, beras tiruan dari singkong dan ubi jalar kuning memiliki kelebihan nilai gizi yang lebih komplit daripada beras biasa. Diantaranya mengandung betakaroten dan vitamin A. Kemudian untuk indeks glikemik  pada beras tiruan dari singkong dan ubi jalar kuning sangat rendah, sehingga aman untuk penderita Diabetes Melitus (DM).

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge