0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Satlantas Sukoharjo Kekurangan 7.000 STNK

dok.timlo.net/putra kurniawan
Kasat Lantas Polres Sukoharjo, AKP Finan Sukma Radipta (dok.timlo.net/putra kurniawan)

Sukoharjo — Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Sukoharjo mengalami kekurangan formulir Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) sejak tiga bulan terakhir. Selama tiga bulan ini, sebanyak 7.000 wajib pajak belum menerima STNK asli, dan sebagai penggantinya masih menggunakan STNK lama dengan bukti lunas pajak.

“Kita kekurangan STNK dan TNKB sejak tiga bulan terakhir, sehingga ada sekitar 7.000 wajib pajak yang belum menerima STNK asli. Namun itu bukan masalah, karena STNK lama masih bisa digunakan dengan bukti lunas pajak di belakangnya,” kata Kasat Lantas Polres Sukoharjo, AKP Finan Sukma Radipta, Kamis (4/8).

Menurut informasi dari Mabes Polri yang diterima pihak Satlantas, saat ini masih dalam proses lelang pengadaan STNK dan TNKB dan belum ada pemenang lelangnya. Sehingga proses pebuatan STNK dan TNKB belum dilakukan dan diupayakan bisa ditangani secepatnya.

Di Satuan Lalulintas sendiri setiap harinya ada sekitar 80 pemohon STNK baru dan Tanda Nomor Kendaraan (TNKB) baru. Pemohon STNK selama tiga bulan ini belum mendapatkan STNK asli yang baru, namun untuk TNKB masih ada, hanya saja stok menipis.

“Kalau untuk TNKB sementara ini masih ada, hanya saja stoknya menipis dan jika dalam waktu dekat tidak ada droping dari pusat sudah bisa dipastikan habis juga,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge