0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kejari Sragen Usut Penyimpangan Pajak Galian C

dok.timlo.net/agung widodo
(Ilustrasi) Galian C (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen — Kejaksaan Negeri (Kejari) Sragen bakal menindaklanjuti laporan dari sebuah LSM Pusaka Nusantara Bumi Sukowati (PNBS), terkait indikasi penyimpangan pajak restribusi daerah sebesar Rp 15,6 miliar. Bahkan kejaksaan menjanjikan dalam waktu 30 hari sudah bisa mengungkapkan.

“Kami akan serius tangani aduan itu, sehingga tidak sampai tiga puluh haris sudah ada progres perkembangan perkara tersebut,” kata Kasi Pidsus Kejari Sragen, Adi Nugraha, Kamis (4/8).

Menurut Adi, pihaknya dengan laporan tersebut akan segera melakukan pengumpulan data dan pengumpulan bahan keterangan (puldata-pulbaket). Namun dalam penanganan aduan tersebut tetap melakukan asas praduga tak bersalah.

“Kalau memang nantinya terdapat unsur tindak pidana, pasti kami tindaklanjuti,” jelasnya.

Sebelumnya Ketua PNBS Ujang Nuriyanto memang melaporkan 13 pengusaha tambang galian C yang terindikasi melakukan penyimpangan pajak restribusi daerah.

Dalam perhitungan yang dia lakukan, restribusi dari galian C tahun 2015 yanb masuk ke kas daerah sebesar Rp 1,5 miliar. Sedangkan tahun 2016 hanya ditarget Rp 460 juta.

“Padahal dari satu pengelola galian C saja, sudah melebihi target untuk Pendapatan Asli Daerah,” kata Ujang Nuriyanto.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge