0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

TNI Uji Coba Roket Canggih

TNI Uji Coba Roket Canggih (merdeka.com)

Timlo.net – TNI AD melakukan uji coba roket buatan Brasil di Pesisir Pantai Bocor, Kecamatan Bulus Pesantren, Kabupaten Kebumen. Alutsista canggih ini mampu menjangkau jarak tembak hingga 80 kilometer. Disebut-sebut, senjata tersebut dilengkapi teknologi komunikasi data dan suara yang dapat diintegrasikan dengan teknologi battle management system dan navigasi

Staf Pengadaan Kementreian Pertahanan Letnan Kolonel Arm Aziz Mahmudi menegaskan, alutsista Armed Multi Louncher Rocket System, Astros II MK 6 produksi Avibras Industria Aeroespecia SA (AIA-SA) Brasil ini merupakan sistem senjata peluncuran roket yang memiliki kaliber multi efek gentar yang tinggi. Juga dapat menembakan tiga jenis kaliber dari unit peluncuran yang sama.

“Alutsista baru milik TNI AD ini memiliki sistem berteknologi tinggi dengan dibekali remot kontrol untuk membidik sasaran dan keunggulan lainya adalah akurasi tinggi karena dilengkapi navigator dibantu GPS melalui pusat kendali tembak bataliyon yang memiliki C4, comand, control, computing, comunicatons, inteligance dan navigation,” terangnya, Kamis (4/8).

Selain itu, Aziz menjelaskan, alutsista ini dapat dioperasionalkan minimal empat orang dengan perlengkapan mekanis hidrolik sehingga memudahkan untuk penggantian, pengangkatan dan penurunan container serta pengisian amunisi baru.

Aziz menambahkan, pengadaan alutsista baru milik TNI AD ini merupakan upaya penguatan pertahanan negara di tengah maraknya berbagai tantangan baik dari luar maupun dari dalam negeri.

“Kegiatan ini untuk melihat performa dari MLRS yang kita adakan atau kita beli dari Brasil. Roket ini adalah roket buatan Brasil. Kemudian seluruhnya telah tiba di Indonesia, Kemudian saat ini kegiatan untuk performa dari roket, sehingga kita dapatkan jarak maksimum dari penembakan. Diharapkan dari hal tersebut adalah bisa memberikan keyakinan kepada TNI angkatan darat, yang nantinya akan menggunakan alut ini,” tambahnya.

Aziz Mahmudi berharap dengan alokasi anggaran USD 378 juta tersebut telah dilengkapi sistem pertahanan di Indonesia serta kemampuan dan modernisasi jajaran alutsista satuan TNI AD khususnya di Satuan Armed.

[bal]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge