0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Diduga Simpangkan Pajak, 13 Pengusaha Galian C Dilaporkan Kejari

timlo.net/agung widodo
Ketua LSM PNBS, Ujang Nuriyanto (timlo.net/agung widodo)

Sragen — Sebanyak 13 pengusaha tambang galian C dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Sragen. Pasalnya, mereka terindikasi melakukan penyimpangan pajak restribusi daerah yang diperkirakan mencapai Rp 15,6 Miliar.

“Kenyataanya restribusi dari galian C tahun 2015 hanya Rp 1,5 Miliar. Sedangkan tahun 2016 hanya ditarget Rp 460 juta. Padahal dari satu pengelola galian C saja, sudah melebihi target untuk Pendapatan Asli Daerah,” kata Ketua LSM Pusaka Nusantara Bumi Sukowati (PNBS), Ujang Nuriyanto, Rabu (3/8).

Ujang mengungkapkan, parahnya lagi, restribusi yang seharusnya masuk ke kas daerah (PAD), diduga mengalir dan dinikmati sedikitnya lima oknum penjabat tertentu.

Berdasar data yang dimiliki, pihaknya menemukan ada 14 pengusaha galian C resmi yang ada di Sragen. Namun yang menyetorkan pajak restribusi hanya satu pengelola tambang. Padahal, satu pengelola tambang seharusnya menyerahkan restribusi pajak sekitar Rp 1,2 Miliar setiap tahunnya.

Menurut Ujang, indikasi penyimpangan pajak tersebut diduga menjadi ajang pungutan liar (pungli) yang dinikmati sedikitnya lima oknum pejabat. Bahkan pejabat tersebut mendatangi langsung ke rumah pengelola tambang untuk menarik restribusi.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge