0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Haris Azhar Dituduh Cemarkan Polri, TNI dan BNN

merdeka.com
Haris Azhar (merdeka.com)

Timlo.net – Polisi menuding Koordinator KontraS, Haris Azhar, menyebar informasi ke media sosial berbau pencemaran nama baik institusi Polri, TNI dan Badan Narkotika Nasional (BNN). Pria tersebut terancam menjadi tersangka atas kasus pelanggaran Undang-undang (UU) ITE.

Haris dilaporkan divisi hukum TNI, Polri dan BNN pada Selasa (2/8) ke Bareskrim Polri dengan tuduhan pelanggaran UU ITE. Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan Haris yang berstatus sebagai terlapor dipersilakan membuktikan pesan Freddy.

“Karena ini berkaitan dengan internet, maka ini penyelidikan dengan digital atau tim cyber. Karena kalau dapat membuktikan, penyebarluasan pencemaran nama baik, itu dapat gugur. Sebaliknya kalau tidak dapat dibuktikan akan berdampak hukum,” kata Boy di Jakarta, Rabu (3/8).

Kendati begitu, Boy tak membantah jika Polri meragukan pernyataan Haris sesuai dengan apa yang disampaikan Freddy. Apa lagi, isi testimoni tersebut hanya ingatan Haris sewaktu berbincang dengan Freddy di Nusakambangan.

“Tidak ada rekaman, hanya penulisan kembali daya ingat Pak Haris terhadap yang diucapkan Freddy Budiman di Lapas,” ujar dia.

Mantan Kapolda Banten ini dengan tegas menyatakan jika Polri menganggap testimoni tersebut sebagai upaya Freddy lolos dari jerat hukuman mati dan hal tersebut sah dilakukan oleh seorang terpidana. Hanya saja, Boy menilai testimoni yang menjadi pertanyaan publik itu sudah keluar dari koridor hukum.

“Whistle blower bagus, tapi yang penting ada fakta aja. Kalo enggak ada, namanya ngawur,” tandas Boy.

Sebelumnya, Koordinator KontraS Haris Azhar resmi dilaporkan Polri, TNI dan Badan Narkotika Nasional (BNN) ke Bareskrim Polri. Haris dilaporkan dengan tuduhan pelanggaran Undang-undang ITE.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan Haris dilaporkan pihak divisi hukum Polri, TNI, dan BNN sejak Selasa (2/8). Namun, dia mengaku status Haris masih sebagai terlapor belum tersangka.

“Belum (jadi tersangka), Haris diduga melanggar UU ITE Pasal 27 ayat 3 karena tulisannya di media sosial dinilai melakukan pencemaran nama baik,” kata Boy.

[bal]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge