0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Haris Azhar Dilaporkan ke Bareskrim

Freddy Budiman (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Koordinator Komisi Untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS) Haris Azhar resmi dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri oleh Polri, TNI dan Badan Narkotika Nasional (BNN). Haris dilaporkan dengan tuduhan pelanggaran Undang-undang ITE. Status Haris sendiri saat ini masih sebagai terlapor.

“Belum (jadi tersangka), Haris diduga melanggar UU ITE Pasal 27 ayat 3 karena tulisannya di media sosial dinilai melakukan pencemaran nama baik,” kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Boy Rafli Amar di Jakarta, Rabu (3/8).

Sampai sejauh ini, Polri mengaku ragu dengan kebenaran testimoni berjudul ‘Cerita Busuk dari seorang Bandit’ tersebut. Namun, Boy masih belum mau menyebut testimoni itu sebuah rekayasa.

“Ya saya tidak mengatakan direkayasa tapi saya katakan ada sesuatu yang diragukan apa yang disampaikan Freddy pada Haris,” ujar dia.

Meski sudah melaporkan Haris ke Bareskrim, Boy mengaku belum menyidik dugaan adanya keterlibatan pejabat Polri, TNI dan BNN sebagaimana disebut dalam testimoni itu. Polisi hanya baru mengumpulkan bahan keterangan melalui interview, pengamatan dan informasi dari pihak-pihak tertentu.

“Sebenarnya nomor satu narasumber penting Freddy tapi udah enggak ada. Berikutnya mencari kebenaran kandungan yang benar dari pernyataan konten seperti pleidoi yang kedua masalah pergi ke China dan lain-lain,” ucap Boy.

“Jadi lain halnya jika Freddy masih ada, kita bisa melakukan interview ulang lagi minta Freddy menjelaskan kembali terhadap testimoni Freddy terhadap Haris untuk jadi fakta hukum,” tandasnya.

Sedangkan KontraS menilai pihak kepolisian gagal memahami curhatan terpidana mati gembong narkoba Freddy Budiman yang diungkapkan oleh Haris Azhar. Menurut mereka, apa yang disampaikan Haris sejatinya merupakan informasi penting yang harus ditelusuri.

Namun, informasi itu malah dianggap pencemaran nama baik yang dilakukan Haris terhadap 3 institusi yakni BNN, TNI dan Polri. Memang belum ada bukti dari Haris terkait testimoni Freddy yang menyatakan ada keterlibatan jenderal TNI dan BNN dalam penyelundupan narkoba.

“Kami sangat menyesalkan pihak kepolisian dan pihak-pihak terkait yang dalam hal ini melakukan pelaporan gagal dalam memahami pesan tentang apa yang kamu sampaikan. Pesan ini adalah informasi penting yang seharusnya busa ditindaklanjuti ke berbagai pihak yang terkait,” ungkap Wakil Koordinator Bidang Advokasi Kontras, Yati Andriyani.

Sejak awal kata Yati, tidak ada niat bagi pihaknya untuk melakukan pencemaran nama baik. Baik secara individu maupun secara institusi. Justru dengan informasi yang disampaikan Haris, pihaknya mengharapkan agar informasi itu dijadikan koreksi kelembagaan.

[sho]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge