0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Agustusan, Klaten Diserbu Penjual Bendera

dok.timlo.net/aditya wijaya
Pedagang bendera dan umbul-umbul (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Klaten —¬†Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus mendatang, sejumlah penjual bendera dan umbul-umbul merah putih mulai bermunculan. Pedagang musiman ‘Agustusan’ itu memenuhi sepanjang Jl Pemuda Klaten dan Jl Yogya-Solo.

“Memang ada satu dua orang yang beli, tapi masih sepi. Biasanya puncak-puncaknya mulai ramai seminggu sebelum 17 Agustus,” kata penjual bendera, Purnyoto (58), Rabu (3/8).

Dengan menempati trotoar di depan Kantor Pusdik Satpam GTS Klaten, Jl Raya Yogya-Solo Km 04 Jogonalan, pria asal Garut, Jawa Barat itu sudah sepekan menggelar dagangannya. Ia mengatakan, jenis bendera dan umbul-umbul yang dijualnya beragam disesuaikan dengan ukuran.

Bendera Merah Putih berukuran 1,2 meter dijual Rp 25 ribu. Umbul-umbul sepanjang 9 meter dijual Rp 170 ribu. Sedangkan umbul-umbul dengan latar belakang bergambar Presiden Soekarno dijual Rp 50 ribu.

Purnyoto mengaku, dagangan benderanya itu produksi asal Bandung. Ia bersama 20 orang lainnya asal Garut menyerbu Klaten untuk mengais rejeki memanfaatkan momentum Hari Kemerdekaan RI. Bahkan kedatangannya kali ini merupakan yang ketiga kalinya.

“Ini bendera milik juragan, kami hanya menjualkan saja. Harapannya laris, karena kami disini ngekost. Berangkat ramai-ramai naik kereta api, kemungkinan pulang tanggal 12 Agustus,” ujar Purnyoto yang sehari-hari di Garut bekerja sebagai petani.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge