0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bayi 11 Hari Menderita Penyakit Aneh Butuh Bantuan

timlo.net/putra kurniawan
Bambang Prasetyo tergolek lemas ditemani ibunya (timlo.net/putra kurniawan)

Sukoharjo — Seorang bayi baru berusia 11 hari tergolek lemas dan terus menangis di rumah sederhana Dukuh Kuncen, Desa Waru, Kecamatan Baki. Terdapat benjolan sebesar bola tenis di punggung bayi mungil yang bernama bernama Bambang Prasetyo yang belum bisa dioperasi karena kesulitan biaya.

“Saat lahir sudah ada benjolan kecil dan oleh pihak rumah sakit diminta untuk operasi dengan biaya Rp 30 juta, tapi kerena saya tidak punya biaya terpaksa tidak jadi operasi. Kasihan setiap ahri dia nangis terus saya juga bingung biaya dari mana,” kata Suparmi, ibu Bambang Prasetyo, Selasa (2/8).

Setelah dibawa pulang di Dukuh Kuncen RT 5/ RW 3, Desa Waru karena batal operasi, benjolan di tubuh mungil Bambang Prasetyo terus membesar dan mengeluarkan cairan serta darah. Dengan benjolan sebesar bola tenis di punggungnya, bayi laki-laki anak ke tiga pasangan Sri Rejeki dan Suparmi harus tidur miring sepanjang hari.

Hingga saat ini kedua orang tua Bambang Prasetyo masih kebingunggan dan ikut meneteskan air mata karena konisi anak ke tiganya terus memburuk. Dengan penghasilan suami dan dirinya sebagai buruh pembungkus krupuk, angka Rp 30 juta untuk biaya operasi masih sangat jauh dari jangkauan.

“Saya masih terus memikirkan kondisi kami ini. Tapi saya kasian setiap hari Bambang menangis. Apalagi benjolan terus membesar dan saya tidak tega jika membayangkan rasa sakitnya. Kami berharap ada bantuan ataupun solusi dari Pemkab Sukoharjo,” tandasnya.

Sementara itu, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoahrjo sejauh ini mengaku belum menerima laporan adanya bayi yang menderita penyakit tersebut. Dan disarankan Bambang Prasetyo dibawa ke RSUD dan nanti akan dicarikan solusi terbaik.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge