0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Indonesia dan Malaysia Kembangkan Pasar Modal Syariah

merdeka.com
ilustrasi (merdeka.com)

Timlo.net – Indonesia dan Malaysia menjalin kerja sama membentuk Pusat Pasar Modal Syariah Dunia. Langkah ini untuk meningkatkan potensi pertumbuhan pasar keuangan syariah, khususnya di pasar modal, di Indonesia maupun Malaysia.

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Tito Sulistio mengatakan, Malaysia saat ini merupakan pasar keuangan syariah terbesar di dunia. Sedangkan Indonesia dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia dan total populasi sekitar 250 juta penduduk, berpotensi menjadi pasar keuangan syariah terbesar di dunia di masa depan.

“Kita berdua (Indonesia dan Malaysia) sepakat untuk membangun produk syariah agar bisa menjadi referensi untuk syariah produk di dunia nantinya,” kata Tito Sulistio dalam World Islamic Economic Forum (WIEF) 2016 di Jakarta Convention Center, Selasa (2/8).

Melalui nota kesepahaman ini, kedua bursa juga sepakat untuk mengembangkan pasar modal syariah melalui beberapa upaya termasuk studi bersama, pengembangan produk, mengadakan kegiatan dan promosi, serta peningkatan sumber daya manusia.

“Kita kembangkan produknya nanti, seperti sukuk syariah, muslim produk, halal produk, itu yang kita kembangkan. Karena sekarang di dunia ini tidak ada referensi ke mana,” imbuhnya.

Tito menargetkan, dalam 6 bulan ke depan, kedua bursa bisa memiliki satu produk yang telah disepakati. Sehingga, kedua negara bisa menjadi referensi produk utama di dunia.

[idr]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge