0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bekerjasama dengan Freddy Budiman, Dua Oknum Polisi Dipecat

Freddy Budiman (merdeka.com)

Timlo.net – Dua anggota Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya dinyatakan terlibat bekerjasama dengan bandar narkoba, mendiang Freddy Budiman. Keduanya, Aipda Sugito dan Bripka Bahri Afrianto, kini sudah dipecat.

“Terkait kasusnya Bripka Bahri dan Aipda Sugito mantan anggota Narkoba Polda Metro Jaya, bahwasanya itu kasus lama yah, tahun 2012. Bahwasanya mereka berdua ini ditangkap dari pengembangan saudara Freddy Budiman,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono, Selasa (2/8).

Awi mengungkapkan, kasusnya sudah incracht dan kedua anggota juga sudah di-PTDH sejak tahun 2012.

“Sudah sudah kelar ini, ini kasus lama,” jelas dia.

Diketahui, keduanya terlibat transaksi jual beli narkotika jenis sabu seberat 200 gram senilai Rp 140 juta, dari jaringan terpidana mati Freddy Budiman.

Atas keterlibatannya, kedua anggota ini pun dilakukan proses sesuai hukum dan diadili di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada tahun 2012. Aipda Sugito dihukum 9,5 tahun kurungan penjara, sedangkan Bripka Bahri dihukum 9 tahun 3 bulan kurungan penjara.

Kasus ini kembali terungkap ke publik usai Koordinator KontraS membeberkan hasil pertemuannya dengan Freddy di Lapas Cipinang, Jakarta Timur pada pertengahan 2014 lalu. Dalam tatap muka itu, Freddy mengungkapkan keterlibatan pejabat BNN, Polri dan TNI.

Lelaki yang telah dieksekusi mati pada Jumat (29/7) lalu itu juga mengaku telah mengeluarkan uang hingga miliaran rupiah kepada BNN dan kepolisian demi memuluskan bisnisnya. Freddy meyakini dirinya dijadikan sumber uang bagi beberapa orang di dua lembaga tersebut.

[tyo]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge