0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jualan di Trotoar, Pedagang Tahu Kupat Ditertibkan

dok.timlo.net/achmad khalik
Penertiban gerobak pedagang tahu kupat di Jl Gajah Mada Solo (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Dinas Pengelolaan Pasar (DPP) bersama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Solo melakukan penertiban di kawasan Jalan Gajah Mada, Selasa (2/8) siang. Dalam penertiban yang dilakukan petugas gabungan menemui sejumlah pedagang yang memanfaatkan trotoar untuk kawasan jualan.

“Kami sudah memberikan sosialisasi sejak minggu kemarin, tapi mereka masih ngeyel memanfaatkan trotoar untuk berjualan,” terang Kabid Pembinaan PKL DPP Kota Solo, Heri Mulyadi.

Penataan PKL, kata Heri, untuk membuat sejumlah kawasan di Solo menjadi bersih dan sedap dipandang. Pasalnya, Kota Solo telah menggaungkan namanya sebagai Kota MICE di tingkat nasional maupun dunia.

“Kota Solo ini kan jadi jujugan wisata, kuliner dan masih banyak yang lain. Masak penuh dengan PKL yang tidak tertib,” jelas Heri.

Pantauan di lapangan, pedagang bendera yang menutupi trotoar diperingatkan oleh petugas. Tak hanya itu, pedagang tahu kupat di kawasan Jalan Gajah Mada juga menjadi ‘korban’ penertiban. Pasalnya gerobak yang digunakan memakan trotoar.

“Iya, tadi diperingatkan. Disuruh agak memundurkan gerobak supaya tidak terlalu menutup trotoar,” jelas salah seorang pemilik warung tahu kupat.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge