0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bandara Lombok Ditutup Sementara Lantaran Erupsi Rinjani

dok.merdeka.com
Gunung Rinjani (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan, Bandara Internasional Lombok ditutup akibat adanya sebaran abu vulkanik dari Gunung Rinjani.

“Adanya sebaran abu vulkanik dari Gunung Rinjani yang masuk hingga Bandara Internasional Lombok, menyebabkan otoritas bandara dan Kementerian Perhubungan menutup operasional Bandara Internasional Lombok,” kata Kepala Pusdatin dan Humas Badan Nasional Penangulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, Senin (1/8).

Dia menjelaskan, penutupan bandara terhitung mulai Senin (1/8) pukul 16.55 Wita hingga Selasa (2/8) pukul 10.00 Wita.

“Penutupan dilakukan dengan pertimbangan keselamatan penerbangan karena pilot tidak dapat secara visual mendeteksi VA setelah periode sunset,” katanya.

Pertimbangan lainnya, kata dia, adanya material abu vulkanik dapat mengganggu mesin pesawat terbang.

Sementara itu, berdasarkan laporan dari Pos Pengamatan Gunung Rinjani Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), secara visual letusan tidak terdeteksi karena tertutup kabut.

Berdasarkan pantauan satelit Himawari dari BMKG pada pukul 11.50 WIB terdeteksi distribusi awan ke selatan.

Pada pukul 13.00 WIB hingga 15.00 Wib, abu vulkanik menyebar ke Tenggara-Barat Laut di Lombok bagian selatan.

“Masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas pendakian atau berkunjung di dalam radius 1,5 kilometer dari kawah Gunung Rinjani dengan puncak Barujari yang terletak di dalam kaldera Rinjani,” katanya.

[rnd]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge