0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Temuan Batu Candi di Musuk Dilaporkan BPCB

dok.timlo.net/nanin
Warga Dusun Kebon Luwak, Desa Ringin Larik, Musuk,memindahkan bebatuan yang diduga bangunan candi ke lokasi lebih aman (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Dinas Pariwasata dan Kebudayaan (Disparbud) Boyolali berencana segera melaporkan temuan benda purbakala diduga candi di lokasi pembangunan embung di Ringin Larik, Musuk, ke Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah.

“Segera kita laporkan agar segera dilakukan penelitian,” kata Kepala Disparbud Boyolali, Mulyono Santoso, Senin (1/8).

Sementara itu, temuan bebatuan yang biasa digunakan untuk elemen candi di lokasi proyek pembangunan embung di Dusun Kebon Luwak, Desa Ringin Larik, Musuk, menambah keyakinan warga terkait keberadaan candi. Diceritakan warga sekitar, Aris Winarno, dulu sang kakek pernah bercerita di lokasi penggalian terdapat dua candi. Hanya saja, cerita tersebut selama ini hanya menjadi mitos.

Lha ini kok malah ditemukan bebatuan candi, kemungkinan memang candi,” ujar Aris.

Lokasi temuan bebatuan tersebut, untuk saat ini masih dibiarkan. Sejumlah bebatuan masih terlihat berserakan, sebagian sudah dipindah ke lokasi lain yang berjarak 20 meter. Selain bebatuan, warga juga menemukan kotak batu berisi lempengan kuningan yang terdapat tulisan huruf Jawa.

“Masih saya simpan untuk kotak batunya,” pungkas Sumardi, warga sekitar.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge