0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kasus Pernyataan Freddy Budiman, Wiranto Serahkan kepada Polisi

dok.timlo.net/daryono
Wiranto (dok.timlo.net/daryono)

Timlo.net – Pernyataan Koordinator Komisi Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Haris Azhar terkait pengakuan tereksekusi mati Freddy Budiman diminta agar tak dibesar-besarkan. Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengungkapkan, pengakuan Freddy tidak jelas siapa-siapa yang terlibat dalam skandal narkoba tersebut.

“Kesaksian boleh, barang bukti boleh. Tapi sekarang yang memberi kesaksian pernyataan orang yang sudah meninggal, masa iya kemudian kita memanggil arwah dalam mengusut sesuatu. Apalagi pernyataan itu alamatnya enggak jelas ditujukan ke mana. Jadi kita enggak usah berpolemik,” kata Wiranto, Senin (1/8).

Meski demikian, kata Wiranto, pihak kepolisian akan meminta pertanggungjawaban Haris Azhar atas pernyataannya. Penyelidikan akan terus berlanjut.

“Masalah itu sudah jelas dalam wilayah hukum,” singkatnya.

Wiranto berpendapat, pernyataan Haris Azhar atas pengakuan Freddy bisa dijadikan bahan intropeksi bagi aparat penegak hukum. Hal ini karena tidak tertutup kemungkinan memang ada aparat yang terlibat dalam skandal barang haram itu.

“Kita manfaatkan saja lah untuk intropeksi, agar aparat penegak hukum yang bersangkutan dengan pemberantasan narkoba, bisa menjalankan tugas dengan baik. Kita paham narkoba racun yang luar biasa bagi bangsa ini, jangan sampai terpengaruh oleh apa pun, jangan sampai mereka main-main masalah ini. Kalau agar aparat penegak hukum yang menyangkut narkoba masih main-main, itu kita akan tindak tegas,” tegasnya.

[hhw]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge