0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

PKL Sunday Market Diminta Evaluasi

Wakil Ketua DPRD Kota Surakarta, Umar Hasyim (timlo.net/achmad khalik)

Solo – Kalangan legislatif menyarankan supaya pengelola Sunday Market Stadion Manahan melakukan pendataan jumlah pedagang secara riil yang melakukan aktifitas di pasar tumpah tiap akhir pekan. Mengingat, saat ini aktifitas pasar yang digelar seminggu sekali itu sedang ’istirahat’ lantaran lokasi yang biasa digunakan akan dipakai dalam Peringatan Hari Teknologi Nasional.

“Mumpung waktunya lagi selo (longgar-red) seperti sekarang ini, alangkah baiknya pengurus Sunday Market melakukan pendataan terhadap pedagang yang beraktifitas disana tiap minggu. Baik yang dari Kota Solo maupun luar Kota Solo,” terang Wakil Ketua DPRD Kota Solo, Umar Hasyim, Minggu (31/7).

Dikatakan, pendataan tersebut dilakukan untuk mengetahui seberapa besar dampak positif yang ditimbulkan bagi pasar tumpah tersebut. Disisi lain, dilakukan pendataan akan nampak pedagang dari dalam maupun luar kota.

“Kalau bisa, diutamakan pedagang asal Solo. Kalau sekiranya masih dapat menampung (Stadion Manahan-red) baru diisi yang luar kota,” jelasnya.

Sementara itu, salah seorang warga Susi (40) mengaku, aktifitas pedagang Sunday Market hendaknya ditata sedemikian rupa. Mengingat saat ini, Stadion Manahan terlalu penuh dengan pedagang. Sehingga, mengganggu aktifitas olah raga yang biasa dilakukan hari minggu.

“Ini kan stadion. Bukan tempat jualan. Kalau bisa, pedagang berada di luar dan di dalam khusus untuk olahraga. Atau, ditata sedemikian rupa sehingga, tidak mengganggu aktifitas olah raga,” terang warga Nusukan, Banjarsari tersebut.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge