0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pilgub DKI

Ini Ketakutan PDIP jika Usung Ahok

dok.merdeka.com
Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ahok (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Partai PDIP menyatakan, hingga kini belum mengusung siapapun sebagai calon gubernur DKI tahun 2017, termasuk Ahok. Partai banteng ini takut nasibnya sama dengan Teman Ahok yang seolah hanya dijadikan koleksi oleh Ahok.

“Ini 1 juta KTP sudah terkumpul, dikoleksi tapi tak digunakan. 3 Partai juga sudah mengusung, dikoleksi tapi tak digunakan. Apa nunggu PDIP? Kami takut nanti PDIP juga cuma dikoleksi saja,” kata politikus PDIP Masinton Pasaribu dalam diskusi di Warung Daun, Jakarta Pusat, Sabtu (30/7).

Masinton mengungkapkan, seharusnya Ahok dari awal konsisten saja mendaftar independen, bukan memilih partai politik. Kalau seperti ini, maka dipertanyakan nasib KTP tersebut selanjutnya diapakan.

“Ada dia perorangan dengan KTP 1 juta sudah daftar jalur independen atau jalur politik tapi belum daftar. Karena apapun kalau mau maju, maju saja, tidak perlu mengubah syarat,” ujarnya.

“Kami PDIP memastikan fungsi parpol memberikan pengertian, sampai sekarang kami menyerap keinginan rakyat dalam pengambilan keputusan nantinya. Kami takut nanti PDIP juga cuma dikoleksi saja,” tambahnya.

Karena bagi PDIP, lanjut Masinton, siapapun yang dipilih nantinya bukan soal menang kalah, namun bagaimana parpol menampakkan prinsip partainya dengan dan kepada rakyat.

“Ada 3 partai sudah menyatakan dukung, bagi PDIP penting apapun partai politik miniatur negara. Nah saya juga heran, sudah ada partai harusnya partai yang menentukan. Nah ini calonnya sendiri masih cari partai lain, nah kita bisa-bisa hanya koleksi. Maka kami tetap hati-hati karena apapun bagi kami prinsip berdemokrasi lebih penting,” jelasnya.

Disinggung apakah akhirnya PDIP tetap mendukung Ahok, Masinton mengaku masih jauh. “Belanda masih jauh,” tutupnya. [hhw]

Sumber: merdeka.com

 

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge