0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Anggota Polres Karanganyar Dilarang Main Pokemon

dok.timlo.net/nanang rahadian
Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Polres Karanganyar melarang anggotanya untuk memasang aplikasi game Pokemon Go pada handphone (HP) pintarnya. Meski belum akan merazia HP anggotanya, namun larangan tersebut akan segera disosialisasikan.

“Anggota Polres Karanganyar tentu dilarang memainkan game (Pokemon) tersebut. Sebab itu akan mengganggu tugas mereka,” kata Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak, Rabu (27/7).

HP setiap anggota Polres Karanganyar, menurutnya, tidak perlu dicek satu persatu untuk mengetahui apakah mereka memasang aplikasi Pokemon Go atau tidak.

“Tidak perlu razia khusus. Karena bisa saja, aplikasi dicopot sebelum razia, setelah itu  dipasang lagi. Malah kucing-kucingan. Tapi kami akan sosialisasikan terus larangan itu. Kami akan tekankan, jadilah pengguna smartphone yang smart,” katanya.

Game Pokemon Go, menurutnya, bisa merampas fokus penggunanya terhadap keadaan sekitar. Misalnya saat di jalan, karena fokus pada permainan tersebut, pengguna kendaraan jadi tidak fokus pada situasi lalu lintas, sehingga bisa membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lain.

“Pada anak-anak dan remaja, juga bisa membuat aktivitas belajar mereka terganggu. Mereka jadi meninggalkan kewajiban belajarnya, karena lebih fokus pada permainan ini. Karena itu, kami mengajak masyarakat, untuk lebih bijaksana dalam menggunakan smartphone,” tandasnya.

Pada orang tua yang memiliki anak-anak, harus lebih perhatian terhadap pemakaian ponsel pintar oleh buah hatinya.

“Jika perlu, anak-anak dilarang memainkannya. Sebab akan mengganggu kegiatan belajarnya. Dalam taraf tertentu, permainan ini bisa sama bahayanya dengan pengendara yang memakai Ponsel (HP) saat mengemudikan kendaraan. Bisa menyebabkan kecelakaan, karena tidak fokus,” imbuhnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge