0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Meresahkan, Koperasi Pandawa akan Ditindak Tegas

dok.timlo.net/gg
Anggota Dewan Komisioner OJK Republik Indonesia, Kusumaningtuti S Soetiono (dok.timlo.net/gg)

Solo – Menyikapi laporan masyarakat tentang kasus investasi bodong yang dilakukan oleh koperasi Pandawa, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan melakukan tindakan tegas. Tak hanya itu, OJK juga akan bentuk satgas waspada investasi disetiap daerah.

“Kasus investasi bodong yang dilakukan oleh koperasi Pandawa ini sudah sangat meresahkan dan menjadi sorotan kami dipusat. Karena aktifitasnya yang sangat merugikan masyarakat,” ujar Anggota Dewan Komisioner OJK Republik Indonesia, Kusumaningtuti S Soetiono kepada wartawan, Kamis (28/7).

Dikatakan, modus koperasi Pandawa yang dilakukan bervariasi. Untuk yang di Depok modus yang dilakukan dengan menghimpun dana dari anggota, namun peruntukan dananya tidak jelas. Sedangkan di Malang, modusnya menjanjikan pelunasan utang kepada nasabah yang terlilit utang.

“Kita sudah berkoordinasi dengan tim satgas waspada investasi, dan segera mungkin akan kita lakukan penindakan kepada koperasi yang bersangkutan,” jelasnya.

Untuk meminimalisir kasus serupa, OJK juga akan membentuk tim satgas waspada investasi di setiap daerah. Tujuannya agar ada langkah konkrit, sehingga tidak hanya pencegahan tapi juga penindakan. Dalam satgas tersebut berbagai unsur akan dilibatkan, mulai BI, OJK, Kepolisian, Kejari dan Dinas Koperasi.

Dari data aduan yang masuk kepada OJK hingga Juni 2016, tercatat jumlah laporan investasi bodong mencapai 433 kasus secara nasional. Dari jumlah itu, baru sedikit yang terselesaikan atau kurang dari 50 persen.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge