0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Antisipasi Penculikan, Anak-anak Diajari Bela Diri

Anak-anak diajari beladiri (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Semakin maraknya kasus kejahatan terhadap anak-anak usia SD dan TK, Polres Karanganyar memberi bekal bela diri sederhana sesuai dengan tenaga anak-anak.Tujuannya agar secara spontan mereka bisa melakukan perlawanan dan mencoba melepaskan diri dari cengkeraman penjahat.

“Kita sesuaikan dengan kemampuan mereka, sebelum mereka nanti secepatnya berteriak meminta pertolongan,’’ kata Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak, Rabu (27/7).

Sejumlah Polwan dan Satbinmas, memberikan contoh kepada anak-anak siswa TK Kemala Bhayangkari Karanganyar untuk melepaskan diri dari penjahat. Mula-mula mereka diajari mengenali bagian tubuh pribadi yang tidak boleh sembarangan dipegang oleh orang lain. Misalnya mulut, dada, bagian kemaluan dan bagian belakang tubuh terutama di bawah.

‘’Jangan sampai ada sembarangan orang memegang-megang bagian tubuh itu. Hanya dokter, perawat kesehatan atau orang tua dan pengasuh saja yang boleh memegang. Itupun ketika akan memandikan atau ketika sedang sakit,’’ kata Iptu Nawangsih.

Iptu Nawangsih juga berpesan agar anak-anak berani melawan jika ada orang yang memegang bagian tubuh terlarang tersebut. Dengan beladiri sederhana itu anak-anak harus melawan dan mencoba melepaskan diri, untuk kemudian secepatnya berteriak meminta tolong orang lain.

“Yang pertama harus berani berteriak dulu, agar orang lain bisa menolong,” kata Iptu Nawangsih.

Cara-cara sederhana memukul, menendang, dan juga melepaskan diri dari cengkeraman tangan orang lain. Pukulan dan tendangan diarahkan pada bagian tubuh yang cukup bisa membuat sakit, seperti dada, perut, kaki bagian depan dan juga bagian bawah perut.

‘’Tapi ingat, untuk latihan ini tidak boleh digunakan untuk memukul atau menendang temannya. Teman jangan dijadikan sasaran latihan,’’ kata Nawangsih.

Sementara itu, Kapolres juga mengajarkan bagaimana melepaskan diri dari cengkeraman tangan orang lain hanya dengan memanfaatkan ibu jari tangan yang mencengkeram. Sebab letak keseimbangan badan manusia ada di ibu jarinya.

“Kita akan berkeliling ke sekolah-sekolah lainnya untuk memberikan pelajaran ini kepada anak-anak terutama yang rawan tindak kejahatan,” jelas Kapolres.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge