0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ganjar: Jateng Butuh Pegiat UMKM

dok.timlo.net/ichsan rosyid
Dialog dengan Gubernur Jateng (dok.timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengapresiasi keberadaan komunitas-komunitas yang aktif membina Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di daerah. Hal itu ia sampaikan dalam dialog bersama Gubernur di Pasar Kembang, Rabu (27/7).

“Kita butuh orang-orang dengan ide-ide dan semangat seperti Anda-anda ini,” kata Gubernur Ganjar.

Dialog dihadiri sejumlah komunitas dan pelaku usaha kecil dari Solo dan sekitarnya. Kebanyakan mengaku kesulitan dalam hal modal usaha dan pendanaan operasional komunitas. Meski demikian, mereka tetap menjalankan usaha dengan berbagai upaya. Disamping itu, ribetnya proses perizinan usaha kecil juga kerap menjadi kendala.

“Masalah dana memang selalu jadi ganjalan. Tapi jangan hanya mengeluh. Cari solusinya. Pemprov Jateng belum lama ini bekerjasama dengan Bank Jateng meluncurkan program Mitra 25. Pengusaha kecil bisa mengajukan kredit sampai Rp 25 juta dengan bunga ringan. Hanya 7 persen,” kata dia.

Untuk masalah perizinan, para calon pengusaha bisa mengadukan kepada Gubernur melalui media sosial bila merasa dipersulit. Ia berjanji akan berusaha mencarikan solusi.

Dalam kesempatan tersebut, salah satu pegiat daur ulang sampah menjadi produk kerajinan tangan, Denok Mary Astuti menyatakan siap membantu bila Pemprov membutuhkan. Selama ini, operasionalnya masih terbatasi di wilayah Solo. Namun ia besedia memberi pelatihan di daerah lain bila dibutuhkan.

“Klaten! Di Klaten itu sampah beserakan di mana-mana nggak selesai-selesai. Saya kira kalau ada pelatihan mengolah sampah jadi produk yang bisa dijual, masalah sampah di sana bisa terselesaikan,” sahut Ganjar.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge