0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pawang Ular Tewas Dililit Python

dok.merdeka.com
Ilustrasi mayat (dok.merdeka.com)

Sragen — Tempat pemakaman umum (TPU) Kampung Tempel, Kelurahan Kroyo, Kecamatan Karangmalang sudah sepi. Tinggal beberapa orang pelayat yang masih duduk-duduk di samping makam Budiyanto alias Kenyuk (38) terlihat sedang berdoa.

“Perilaku aneh sudah ditunjukkan Kenyuk saat lebaran lalu. Dia banyak diam dan hanya senyum-senyum kalau ditanya. Tak disangka dia meninggal dililit ular,” kata rekan korban, Pramono, warga Beloran, Kelurahan Sragen Kulon, Rabu (27/7).

Pramono mengungkapkan, sehari-hari Kenyuk yang tinggal di Kampung Mojomulyo RT 01, Kelurahan Sragen Kulon ini memang berprofesi sebagai pemburu binatang liar, termasuk ular. Setiap mendapatkan ular Kenyuk biasa membawanya dengan cara mengalungkan di lehernya.

“Itu sudah biasa, sambil naik motor dia mengalungkan ular di lehernya. Tapi mungkin saja kemarin itu dia lagi apes. Ular yang dikalungkan akhirnya melilit lehernya sendiri,” terangnya.

Teman korban lain yang tak bersedia disebut namanya mengatakan, belum tahu persis sebabnya korban mencari ular pada Selasa sore tersebut. Padahal sebelumnya dia juga sempat pulang membawa ular jenis python yang cukup besar.

“Kata istrinya setelah menaruh ular di rumah, Kenyuk lalu pergi lagi. Jadi ular yang melilitnya itu adalah ular kedua yang dia tangkap,” ujarnya.

Tewasnya Kenyuk pertama kali diketahui oleh warga di jalan area persawahan pada Selasa (26/7) sekitar pukul 19.00 WIB, di Dukuh Purworejo RT 08, Desa Jurangjero, Kecamatan Karangmalang.

Saat ditemukan tubuh korban dalam kondisi terkapar masih dililit ular python kembang yang panjangnya sekitar 3,5 meter. Sementara di dekat korban ada sebuah motor milik korban. Diduga saat naik motor, tiba-tiba ular python yang dikalungkan di lehernya memberontak dan lantas menyerang korban.

Jasad korban kemudian dibawa ke RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen untuk dilakukan visum oleh petugas Polsek Karangmalang. Dari keterangan warga memang profesi Kenyuk dikenal sebagai pawang ular.

“Korban meninggal dunia karena terlilit ular dan tidak bisa bernafas. Namun demikian untuk mengetahui secara pasti kematian korban menunggu hasil pemeriksaan dari rumah sakit,” kata Kapolsek Karangmalang, AKP Agus Irianto mewakili Kapolres Sragen AKBP Cahyo Widiarso.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge