0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Syarat Bisnis Online, Kredibel Dulu Profit Kemudian

Aria Rajasa saat Pre Tal Gerakan 1000 Startup Digital di Solo, Selasa (26/7) | Ari Kristyono
(Aria Rajasa saat Pre Tal Gerakan 1000 Startup Digital di Solo, Selasa (26/7) | Ari Kristyono )

Solo – Berkali-kali mencoba bisnis online dan berakhir dengan kegagalan tak membuat Aria Rajasa Masna kapok. Pria lulusan Fakultas Komputer Universitas Indonesia itu terus mencari formula bisnis yang tepat, hingga akhirnya mengenyam sukses di usia yang masih muda.

“Sejak masih kuliah saya mencoba berbisnis online, berkali-kali mencoba dan gagal. Biasa merugi, hancur, itu terjadi berulang-ulang,” ujar Aria Rajasa, pemilik jaringan online www.tees.co.id.

Aria Rajasa, Selasa (26/7) siang tadi hadir di Solo untuk berbicara di acara Pre Talk Gerakan 1.000 Startup Gigital, sebuah program Kementerian Kominikasi dan Informatika (Kominfo) untuk memacu pertumbuhan bisnis online di Indonesia.

Kepada peserta yang sebagian besar peminat, programmer dan praktisi bisnis online, Aria berbagi kiat, di antaranya agar pebisnis online jeli mencari celah peluang dan melakukannya.  Pengalaman menunjukkan, ide-ide sederhana yang membuahkan sukses sering “menampar” banyak penggagas yang merasa mereka sudah lama punya ide yang sama tapi tidak melakukannya karena beberapa alasan.

Terpenting, kata Aria, memilih bisnis online sebaiknya diuji dengan meminta pendapat orang lain di luar kerabat atau kawan dekat. Karena pebisnis muda sering merasa punya gagasan hebat, tapi ketika diaplikasikan, tidak mendapat respons positif dari pasar.

“Lalu jangan lupa juga mengelola uang dengan cermat. Akunting itu penting. Di awal berbisnis saya pernah juga dapat proyek seratus juga, sudah senang, ternyata itu untuk tempo setahun. Jadi duitnya habis dan saya tidak jadi dapat untung,” ujarnya.

Aria pun sempat menceritakan bagaimana dia memulai berhasil di bisnis online dengan berjualan kaos. Dengan beberapa kali pengembangan, dia tidak lagi berjualan produk sendiri, tapi menghimpun para penjual dan “mempertemukan” mereka dengan pembeli. Sedangkan pihaknya mengatur sistem pembayaran, pengiriman, logistik dan sebagainya.

“Bisnis yang sudah dipercaya, akan mudah berkembang karena pemodal akan datang sendiri. Itu yang saya alami, kredibilitas kita harus kokoh, profit akan datang dengan sendirinya,” pesannya.

Editor : Ari Kristyono

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge