0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jika Usaha Kecil Tidak Loncat ke Online, Indonesia Keok di Asean

(Acara Pre Talk Gerakan Nasional 1.000 Startup Gigital di Solo, Selasa (26/7) | Ari Kristyono))

Solo – Pemerintah menargetkan pada tahun 2020 nanti akan ada 1.000 pengusaha kecil dan menengah yang memulai (startup) terjun ke bisnis online, dengan omzet 10 miliar dolar AS atau sekitar Rp 130 triliun per tahun.

“Jika tidak kita pacu mulai dari sekarang, maka beberapa tahun ke depan kita akan kalah bersaing dari negara-negara Asean, dalam perdagangan digital. Barang mereka akan membanjir, kita cuma jadi pasar,” papar Noor Iza, Kasubdit Teknologi dan Infrastruktur di Kementerian Kominfo, Selasa (26/7).

Noor Iza, siang tadi menjadi pembicara dalam Pre Talk Program 1.000 Startup  Digital yang diadakan Kementerian Kominfo di Solo.  Pembicara lain adalah dua pebisnis online Aria Rajasa Masna pemilik www.tees.co.id dan Guntor Sarwohadi pemilik www.kibar.id, dimoderatori Rama Mamuaya.

Di depan sekitar 150 peserta, Noor Iza menyebut saat ini posisi perekonomian Indonesia cukup baik, karena menduduki rangking 16 dari 20 negara yang memiliki Produk Domestik Brutto terbesar. Meski demikian, ada kecemasan pengusaha Indonesia kurang cepat merespons tren perdagangan digital yang sudah dilakukan oleh negara-negara Asean dengan cukup agresif.

“Sekarang semuanya bisa dijual online. Bahkan produk tertentu seperti tiket, sudah jarang orang beli secara langsung. Disusul hotel dan fashion, nantinya semua akan online. Kalau tidak siap, di Asean nanti kita akan cuma jadi pasar,” tandasnya.

Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital, menurut Noor Iza akan diprioritaskan di 10 kota yakni  Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Malang, Medan, Pontianak, Denpasar dan Makassar.

Ada lima tahap untuk menumbuhkan para pebisnis digital baru, yakni Ignition, Workshop, Hackathon, Bootcamp and Demo Day hingga Incubation. Intinya, para pengusaha kecil digiring dan dilatih untuk memahami dan melakukan bisnis online hingga siap untuk bersaing di pasar bebas.

 

Editor : Ari Kristyono

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge