0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bendung Pokemon Go, Hidupkan Permainan Tradisional

Para pemuda Dusun Telogobandung Desa Tirtosworo gelar permainan tradisional (timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Merebaknya game Pokemon Go belakangan ini menjadi keprihatinan sejumlah pemuda di Kecamatan Giriwoyo. Untuk membendung game asal Jepang tersebut para pemuda asal Dusun Telogobandung Desa Tirtosworo Giriwoyo ini mengajak anak-anak bermain dengan permainan tradisional.

“Fenomena game online, khususnya Pokemon Go sudah meracuni anak- anak atau para pelajar di desa- desa. Mereka lupa diri, selain boros waktu, game online ini juga kan memerlukan biaya yang tidak sedikit. Maka dengan momen Hari Anak Nasional ini kami berupaya menangkal dampak buruk Pokemon Go dengan permainan tradisional,” ujar Panitia Penyelenggara Peringatan Hari Anak Nasional, Tri Harmoko, Selasa (26/7).

Menurutnya, suasana cukup meriah saat acara itu berlangsung, sekitar 60 anak-anak usia PAUD, TK, SD, dan SMP berpartisipasi dalam kegiatan itu.

“Kegiatan disesuaikan dengan umur anak- anak. Permaianan tradisional diantaranya¬† bekel, gobak sodor, dakon. Untuk anak-anak usia PAUD dan TK kita suruh menggambar dan mewarnai. Ditambah juga ada yang mendongeng,” terangnya.

Mereka berharap, dengan kegiatan semacam ini dapat melestarikan permainan tradisional yang saat ini mulai dilupakan. Sehingga generasi mendatang masih mengerti akan permainan tradisional yang jika dimainkan, sensasinya tak kalah dengan game online.

“Dalam kegiatan ini kami juga bekerjasama dengan berbagai pihak, termasuk ada kegiatan amal santunan bagi anak yatim,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge