0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kartu Tani Dianggap Bikin Ribet Para Petani

dok.timlo.net/tarmuji
Kepala Biro Bina Produksi Setda Provinsi Jateng Peni Rahayu (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Budaya dan kebiasaan petani di Wonogiri dianggap belum bisa diajak ke arah yang berjenjang moderenisasi semisal dengan adanya program kartu tani. Bahkan efektifitas Kartu Tani sendiri masih dinilai mampu menjamah keberadaan buruh tani yang kesejahteraannya jauh di bawah petani.

“Mereka masih terbiasa dengan cara membeli pupuk dengan uang tunai,ini bukan perkara mudah, dimana merubah budaya petani menjadi petani yang mampu gesek-gesek kartu tani,” jelas Bupati Wonogiri Joko Sutopo, Selasa (26/7).

Disebutkan, adanya Kartu Tani pada dasarnya mengatasi kelangkaan pupuk serta harga yang terjangkau. Namun demikian,petani tidak menginginkan cara-cara yang ribet, bahkan dapat dikatakan penggunaan kartu tani bakal membingungkan petani sendiri. Dia pun menyebut jika selama pemerintahannya,di tingkatan petani tidak terjadi kelangkaan pupuk.

Lha kalau yang tidak punya Kartu Tani terus bagaimana nasibnya, padahal mereka ini juga keluarga miskin, terus nasib buruh tani bagaimana karena jelas mereka tidak terkaver kartu tani. Dan ini berarti mereka tidak bisa menikmati pupuk bersubsidi, mereka akan memberi pupuk nonsubsidi yang harganya mahal, betapa sengsaranya nasib mereka nanti,” katanya.

Kepala Biro Bina Produksi Setda Provinsi Jateng, Peni Rahayu mengatakan, Kartu Tani kemungkinan besar diluncurkan Oktober mendatang. Nantinya akan dilaksanakan evaluasi atas efektivitas kartu tersebut. Penggunaan Kartu Tani dilakukan secara bertahap. Anggaran sosialisasi Kartu Tani ini pun tidak main-main, Pemprov Jateng mengalokasikan dana Rp 14 miliar. Sosialisasi ini pun bakal berlanjut hingga tingkatan petani namun dilakukan oleh  penyuluh pertanian.

“Kartu Tani ini mirip ATM, digesek. Ya memang mengubah budaya petani memang susah,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge