0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Warganya Akan Dieksekusi, Pakistan Protes

merdeka.com
Lapas di Nusakambangan (merdeka.com)

Timlo.net – Pemerintah Pakistan meminta Indonesia menunda eksekusi warga negara Pakistan, Zulfikar Ali, yang terlibat kasus narkoba. Kuasa Hukum Kedubes Pakistan, Syed Zahid Raza, menyatakan pemerintah Indonesia perlu menunda hukuman mati bagi Ali karena fakta persidangan masih terbuka untuk ditelaah lebih lanjut.

“Berdasarkan analisis kami, ada kecurigaan proses pengadilan tidak adil,” kata Raza saat diwawancarai Kantor Berita Reuters, Senin (25/7).

Kedubes mengatakan Ali tidak akan mencari grasi, melainkan berkukuh bahwa dirinya tidak menyelundupkan narkoba. Ali divonis mati pada 2005, karena menyelundupkan heroin seberat 300 gram.

Kedubes Pakistan telah mendapat pemberitahuan dari Kejaksaan Agung sejak pekan lalu tentang rencana eksekusi mati itu.

Kejaksaan menyatakan rencana pelaksanaan hukuman mati jilid ke-III akan mencakup 16 orang. Mayoritas adalah warga negara asing. Tiga tahanan sudah dipindah ke Lapas Nusakambangan selain Ali adalah WN Nigeria serta Zimbabwe.

Satu narapidana perempuan WNI yang divonis mati oleh Mahkamah Agung karena menyelundupkan satu kilogram heroin juga belum lama dipindah ke pulau lokasi eksekusi. Biasanya napi yang ditembak mati akan mendapat kepastian dari pengelola lapas tiga hari sebelum hari H.

ABC News memperoleh bocoran bahwa terpidana mati asal China dan Taiwan masuk daftar eksekusi mati jilid III.

[ard]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge