0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Larangan Pembelian Premium dengan Jeriken, SPBU Tunggu Petunjuk

dok.timlo.net/tarmuji
Aktivitas di SPBU Pokoh Wonogiri (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Sampai saat ini sejumlah SPBU di Wonogiri masih melayani pembelian premium menggunakan jerigen, misalnya di SPBU Pokoh, Wonogiri. Terkait larangan Pertamina, pihak pengelola SPBU memilih menunggu petunjuk rinci dari Pertamina.

“Memang ada larangan dari Pertamina tapi ketentuan tanggal larangan itu belum ada,” ujar pengawas SPBU Pokoh, Teguh, Senin (25/7).

Disebutkan, jika sudah ada ketentuan resmi dari Pertamina maka otomatis pihaknya akan mematuhi ketentuan tersebut.

Toto Prasojo, pengusaha SPBU Nguntoronadi dan Pracimantoro mengatakan,  mulai Senin (25/7), pelayanan untuk pembelian premium dengan jerigen sudah dihentikan. Diakui, sejauh ini belum ada aturan secara detail terkait adanya larangan pembelian premium dengan jeriken itu.

“Untuk BBM jenis Pertalite diperbolehkan adanya pembelian dengan jerigen,” imbuhnya.

Seperti diketahui, berdasarkan surat pemberitahuan dari Pertamina tertanggal 20 Juli, SPBU hanya boleh menyalurkan BBM premium dan solar untuk pengguna akhir, sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden No 191/2014. SPBU juga dilarang keras menjual BBM premium dan solar kepada pembeli dengan jeriken dan drum untuk dijual kembali ke konsumen. Surat tersebut ditujukan kepada seluruh pengusaha SPBU Rayon VIII wilayah kerja marketing branch DIY dan Surakarta.

Editor : Ari Kristyono

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge