0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hukuman Istri Santoso Bisa Diperingan, Ini Syaratnya

dok.merdeka.com
Umi Delima, istri Santoso (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian menyatakan proses hukum terhadap istri kedua teroris Santoso terus berlanjut. Namun, kata Tito, jika yang bersangkutan bersikap kooperatif, hukumannya akan diperingan.

“Diproses saja dulu, sementara. Tetapi kalau dia menyerahkan diri akan diperingan. Selanjutnya kalau dia terus terang, kooperatif, akan meringankan dia,” kata Kapolri Tito usai memberi pembekalan pada calon perwira remaja Polri lulusan Akpol angkatan 47, di Gedung AH Nasution di Kompleks Akmil Magelang, Minggu (24/7). Demikian dikutip dari Antara.

Menyinggung opsi pengampunan, dia mengatakan akan melihat dan mempertimbangkan situasi. Namun, karena yang bersangkutan bersama-sama dengan seorang buron teroris, secara otomatis telah melanggar hukum.

“Opsi pengampunan, lihat situasi, yang jelas dia bersama-sama dengan seorang buron, otomatis ada pasalnya, yakni melindungi dan menyembunyikan buron,” jelas Tito.

Ia menuturkan, perburuan sisa laskar Santoso masih terus dilakukan. Menurut dia, sejumlah 3.000 personel Polri masih berada di lokasi.

Mereka menyisir dan melakukan pencegatan di jalur-jalur pasokan logistik.

“Operasi masih jalan, kami terus menekan tapi juga sambil melakukan upaya persuasif. Kami mengimbau mereka segera turun gunung demi kemaslahatan bersama dan mengikuti proses hukum yang berlaku,” terang Tito.

Jika mereka kooperatif dan dengan suka rela turun gunung, lanjut Tito, hukuman untuk mereka akan diperingan. [sho]

Sumber: merdeka.com

 

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge