0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Begini Syarat Ahok Jika Ingin Maju Pilgub Via PDIP

dok.merdeka.com
GUbernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Tahapan pemilihan gubernur (Pilgub) DKI Jakarta semakin dekat. Atmosfer dan suhu politik pun makin panas. Bakal calon petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa Ahok sudah mengantongi dukungan 1 juta KTP untuk maju melalui jalur independen. Tidak hanya itu, Ahok juga sudah ‘mengamankan’ dukungan politik dari 3 parpol yakni NasDem, Hanura, dan Partai Golkar.

Meski begitu, Ahok masih menunggu sikap politik dan dukungan dari PDI-Perjuangan. DPD PDIP DKI Jakarta memastikan telah menutup pintu bagi Ahok untuk diusung melalui jalur partai. Pernyataan itu terlontar dari Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta, Gembong Warsono.

Gembong mengatakan apabila Ahok ingin diusung PDIP, dia harus mengikuti mekanisme sesuai ketentuan dan sistem partai. Sebab, tidak ada pintu khusus untuk Ahok untuk mengikuti mekanisme penjaringan calon internal PDIP.

“PDIP tergantung pada Ahok-nya sendiri. Yang pasti ada mekanisme yang diikuti. Pak Ahok harus mendaftar kepada partai,” kata Gembong di rumah dinas Ketua DPRD DKI Jakarta, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (24/7).

Gembong menegaskan PDIP terbuka bila Ahok ingin diusung. Syaratnya, Ahok harus mendaftarkan diri dan mengikuti semua prosedur, seperti yang dilalui calon lainnya.

“Silakan (Ahok) digotong ke DPP. Bawalah Ahok ke sana. Sederhana kok,” terangnya.

Ahok pernah menyatakan tidak akan mendaftar melalui mekanisme partai. Mantan Bupati Belitung Timur ini mengandalkan kedekatannya dengan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Mega memiliki hak prerogatif dan bisa menunjuk langsung jika menghendaki PDIP mengusung Ahok.

Terkait hal ini Gembong menilai Ahok terlalu percaya diri. Jika mengacu pada aturan partai, maka Ahok harus tetap mengikuti mekanisme penjaringan.

“Itu kan beliau yang punya keyakinan. Kalau bicara aturan kan internal partai yang tahu. Kalau bicara aturan partai, internal partai yang jauh lebih paham,” ujar anggota DPRD DKI tersebut.

[noe]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge