0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemkot Optimalkan Septic Tank Komunal

timlo.net/heru murdhani
Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo, saat menghadiri halal bi halal dengan petugas parkir dan sparta Minggu (24/7). (timlo.net/heru murdhani)

Solo — Pemerintah Kota Solo akan optimalkan penggunaan septic thank komunal di beberapa titik di Kota Solo. Hal ini untuk menjaga kebersihan air tanah agar tak tercemar limbah berat B3 (Berbahaya, Berracun, dan Berbau).

“Target kita dalam 20 tahun kedepan air tanah yang ada di Solo ini tetap bersih dan tidak tercemar limbah,” ungkap Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo, Minggu (24/7).

Langkahnya, lanjut pria yang akrab disapa Rudy ini, dimulai dengan pembongkaran tempat pembuangan sampah di kelurahan-kelurahan. Dimana saat ini lebih dari 53 tempat pembuangan sampah sudah dibongkar, dan menyisakan lima tempat pembuangan sampah yang juga akan dibongkar.

Selain pembongkaran tempat pembuangan sampah, Rudy juga akan mengoptimalkan penjadwalan sedot lumpur tinja. Hal ini akan diawasi ketat secara lintas SKPD.

“Penjadwalan sedot tinja ini juga perlu diawasi agar tetap berjalan secara terus menerus. Biar dalam 20 tahun mendatang air tanah bisa dinikmati anak cucu kita dan tidak tercemar,” imbuhnya.

Seperti diketahui, tahun 2015 lalu, Badan Lingkungan Hidup setempat membuat pemetaan tentang kondisi air tanah di Kota Bengawan. Hasilnya, sebagian besar sumber air tanah dikawasan Solo selatan termasuk rentan pencemaran dan digolongkan dalam zona merah. Sedangkan di Solo tengah, beberapa kawasan masih hijau dan kuning. Sementara di Solo utara sumber air masih dalam kategori baik atau hijau.

“Saya tidak hafal persebarannya satu persatu, namun pembagian pencemarannya digolongkan seperti itu,” ungkap Kepala BLH Solo, Widdi Srihanto.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge