0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tekan Impor Bawang, BI Kembangkan Varietas Baru

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Solo, Bandoe Widiarto (dok.timlo.net/setyo pujis)

Solo – Untuk menekan ketergantungan impor bawang putih, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Solo akan mengembangankan varietas baru di Tawangmangu. Dengan adanya pengembangan varietas bawang itu, diharapkan dapat mensuplai kebutuhan masyarakat khususnya di Jawa Tengah.

“Kalau kita melihat ketergantungan kita terhadap bawang putih impor itu ternyata cukup memprihatinkan. Karena hampir 90 persen yang dikonsumsi sehari-hari adalah impor dari India dan Tiongkok,” ujar Kepala Kantor Perwakilan BI Solo, Bandoe Widiarto kepada wartawan, Sabtu (23/7).

Dikatakan dia, varietas yang dikembangkan melalui beberapa cluster di Tawangmangu tersebut adalah varietas jenis baru. Yaitu yang diberi nama Tawangmangu Baru. Untuk pengembangan, rencannya BI Solo juga akan menggandeng beberapa daerah lainnya di Jawa Tengah.

“Untuk bibitnya dari Tawangmangu. Sementara untuk pengembangan varietas ini, rencananya akan kita tanam di 8 kabupaten kota di Jawa Tengah, meliputi Batang, Tegal, Banjarnegara, Magelang dan lainnya,” jelas dia.

Dengan adanya upaya itu, dirinya berharap bisa meningkatkan kepercayaan diri masyarakat, khususnya para petani. Mengingat selama ini mereka enggan menanam bawang dengan alasan tidak bisa hidup, dan harus impor.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge