0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dikorupsi, BPR BKK Tasikmadu Rugi Rp 477 juta

Kepala Kajari Karanganyar Teguh Subroto (foto: Nanang)

Karanganyar – Kejaksaan Negeri (Kejari) Karanganyar menahan Mantan Direktur Utama PD BPR BKK Tasikmadu, Sugimin dan Direktur Pemasaran BKK Tasikmadu, Maryono pada Selasa (19/7) lalu. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi manipulasi rental mobil operasional selama menjabat.

“Penahanan terhadap kedua tersangka menyusul proses penyelidikan hingga meningkatkan status menjadi penyidikan,” kata Kepala Kajari Karanganyar Teguh Subroto, kemarin.

Berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksaan Keuangan dan pembangunan (BPKP) Jawa Tengah, perbuatan kedua tersangka mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 477 juta.

”Keduanya kami tahan setelah keduanya ditetapkan menjadi tersangka,” kata Teguh.

Ditambahkan, proses penyelidikan hingga menjadi proses penyidikan sudah dilakukan sejak kasus itu bergulir tahun 2014 silam. Keduanya diduga melakukan tindak pidana korupsi berupa manipulasi sewa rental mobil operasional, kredit fiktif, dan pengadaan peralatan IT yang mengandung unsur markup. Mereka dijerat pasal 2 UU No 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi.

”Proses penyelidikan memang memakan waktu cukup lama karena kita masih menunggu hasil audit. Saat ini penyusunan berkas,” imbuhnya.

Seperti diketahui pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Karanganyar melakukan pemeriksaan terhadap Sugimin dan Maryono sejak kurun 2015 silam.

Sugimin merupakan mantan direktur utama (dirut) masa jabatan 2010-2015, sedangkan Maryono wakil Dirut periode 2010-2015. Kasus tersebut dilaporkan sejumlah elemen masyarakat sejak Agustus 2013 silam.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge